Bangun Harapan Kolektif, MIWF 2026 Hadirkan 144 Program Inklusif di Makassar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Direktur Aan Mansyur menjelaskan tentang tema MIWF di Benteng Rotterdam Rabu, (13/5/2026). | Foto:  Washilah — Gholib Al Hakam (Magang).

Washilah — Makassar International Writers Festival (MIWF) kembali hadir di Makassar. Festival ini menjadi ruang aman dan nyaman bagi seluruh kalangan masyarakat di Benteng Rotterdam, Rabu (13/5/2026).

​MIWF merupakan festival penulis internasional pertama dan satu-satunya di Indonesia Timur. Festival independen ini menjunjung tinggi HAM, bersifat antikorupsi, dan inklusif. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 17 Mei 2026.

​Tahun ini, MIWF mengusung tema “Re-co-ordinate”, sebuah ajakan untuk menyusun ulang relasi, pengetahuan, dan gerakan kolektif dalam menghadapi berbagai tantangan serta krisis sosial yang terjadi di tengah masyarakat global.

Direktur MIWF, Aan Mansyur, mengatakan bahwa MIWF hadir sebagai ruang untuk membangun kembali harapan melalui kerja kolektif lintas disiplin.

​Menurutnya, “Re-co-ordinate” adalah tentang mengumpulkan berbagai kekuatan, pengetahuan, dan gerakan kepedulian bersama.

“Sebab krisis yang terjadi bukan semata-mata bersumber dari kegagalan kebijakan, tetapi juga berkaitan dengan kegagalan relasional,” ucapnya.

​Pada festival kali ini, MIWF menggaet kerja sama dengan 135 lembaga atau komunitas, baik dari dalam maupun luar negeri.

Kurator MIWF 2026, Titah AW, membeberkan bahwa festival tersebut mengusung empat subtema utama.

​Kata Titah, program MIWF dibagi menjadi empat tema. Home and Belonging yang membahas identitas dan ruang hidup. Collective Care yang menekankan solidaritas komunitas. Knowledge Management terkait akses informasi yang inklusif, serta Justice and Collective Power yang menyoroti kekuatan masyarakat dalam memperjuangkan keadilan sosial.

​“Keempat subtema ini akan menyebar ke dalam 144 program yang menghadirkan 247 panelis serta 135 mitra kolaborator yang kami gaet,” ungkap Titah

​Program-program tersebut akan berlangsung dalam berbagai ragam acara, mulai dari pameran, workshop, diskusi, pertunjukan teater, talkshow, peluncuran buku, pemutaran film, pembacaan karya, hingga public lecture.

​Direktur Program dan Kerja Sama, Rachmat Mustamin, mengajak seluruh kalangan masyarakat untuk hadir dan memeriahkan MIWF 2026.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk datang secara berkelompok mengingat banyaknya kegiatan diskusi dan pertunjukan yang akan hadir.

​”Semoga program-program yang dihadirkan bisa menambah pengalaman dan meningkatkan solidaritas untuk menghadapi krisis yang sementara berlangsung,” harapnya.

Penulis: Gholib Al Hakam (Magang)
Editor: Sappe

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami