Washilah — Kolaborasi Narasi dan Grab hadirkan Generasi Kampus Roadshow Makassar dengan tema “Passion in Action” yang berlangsung di JK Arenatorium (GOR) Universitas Hasanuddin, Selasa (4/11/2025).
Founder Narasi, Najwa Shihab membagikan tips mengeksplorasi diri menemukan passion. Pertama, eksperimen di dunia nyata, seperti melatih diri terbiasa dalam situasi asing. Karena apabila situasinya asing, reaksi tubuh, hati dan otak akan berbeda-beda. Melakukan yang sama terus menerus membuat pengalaman dan interaksi dengan otak akan tetap sama. Contoh lainnya yakni mencari aktivitas yang bisa melatih keberanian dan memupuk interaktsi di luar kenyaman sehari-hari.
Kedua, eksplorasi kreativitas. Misalnya mencari komunitas yang membuat diri berada dalam situasi sulit. Hal tersebut membantu melatih kesabaran dan melatih proses, bukan hanya fokus pada hasil.
Kebiasaan lain yang bisa dilakukan yaitu mencoba bereksperimen dengan diri sendiri, misalnya mengganti kebiasaan kecil. Sebab hal-hal kecil yang rutin dilakukan secara tidak sadar justru akan membuat diri perlahan beradaptasi dan berganti dengan kebiasan baru yang konsisten dilakukan.
“Jangan merasa passion itu sesuatu yang kaku, tidak bisa berubah. Selalu berikan ruang passion itu tumbuh di ruang-ruang kecil,” katanya.
Selanjutnya, Aktor kondang, Nicholas Saputra mengatakan ada tiga kunci ketika mengeksplorasi diri yaitu wawasan, kenekatan dan ketidaktahuan. Karena dari ketidaktahuan, muncul rasa ingin melakukan dan dari perasaan belum menguasai timbul rasa ingin mencobanya.
“Jadi jangan kecilkan rasa seperti itu karena itu adalah titik dimana kita akhirnya mencobanya,” jelasnya.
Sementara itu, Konten Kreator, Kristo Immanuel yang dikenal lewat kontennya yang menirukan tokoh kartun terkenal itu justru menemukan passionnya setelah berkali-kali mencoba di tengah segala keterbatasannya. Dari pengalamannya, ia kemudian membagikan tiga hal yang dipelajari. Pertama, turunan passion, artinya berangkat dari beberapa hal yang disukai dan sering dilakukan membawa sesuatu yang bisa dikembangkan. Kedua, mencoba hal baru, tidak harus besar, perlahan dimulai dari yang disukai atau bahkan sepele. Menurutnya suatu karya seringkali lahir dari kedua hal tersebut. Ketiga, menambah teman agar tidak terus menerus berada di lingkungan yang sama.
“Saya berharap kalian bisa mencari passion kalian dan bisa mengejarnya,” ujarnya.
Editor: Hardiyanti











