FOTO: Aksi “Reset Indonesia” Almasi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Selebaran bertuliskan "Tolak MBG. Perut kenyang pendidikan hilang?" yang merupakan salah satu tuntutan massa aksi. | Foto: Washilah – Mochtar Luthfi Alanshari.

Washilah – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sains dan Teknologi (Almasi) menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa sejumlah tuntutan yang dirangkum dalam tajuk “Reset Indonesia”, Rabu (4/3/2026).

Aksi tersebut dimulai dari pertigaan Jalan AP Pettarani–Jalan Sultan Alauddin dan berlanjut menuju kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) di Gedung Dinas Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PU PERA).


Massa aksi menutup sebagian ruas jalan dengan membakar ban bekas, sehingga arus lalu lintas pertigaan di Jalan AP Pettarani–Jalan Sultan Alauddin terhenti selama beberapa menit. Kepadatan kendaraan tak terhindarkan sebelum aparat melakukan pengaturan lalu lintas.


Selesai di pertigaan Jalan AP Pettarani, massa aksi kemudian bergerak menuju kantor sementara DPRD Sulsel di gedung dinas PU PERA untuk melanjutkan aksi. Setibanya di lokasi, mereka membentangkan spanduk dan kembali menyuarakan tuntutan di depan gerbang kantor PU PERA.


Tuntutan belum diindahkan, massa aksi sempat berhadapan dengan aparat keamanan saat mencoba mendekati pintu masuk gedung. Negosiasi berlangsung di tengah desakan peserta aksi yang meminta agar perwakilan DPRD segera menemui mereka.


Tak lama berselang, Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, bersama anggota Komisi D, Lukman B. Kadi, keluar untuk menemui massa dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan.


Di tengah penyampaian tuntutan, seorang peserta aksi terlihat merekam jalannya dialog menggunakan telepon genggam.

Foto & Teks: Mochtar Luthfi Alanshari
Editor: Rhizka Amelia

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami