Kampus Asri Minim Tempat Sampah

Facebook
Twitter
WhatsApp
Salah satu mahasiswa sedang membuang sampah ke karung sampah dekat area lapangan takraw, Rabu (14/12/2022). | Foto :Washilah - Arham (Magang)

Washilah Sekitar pukul 16.00 Wita, dua mahasiswa sedang asik mengobrol, sesekali menenggak minuman pop ice yang mereka beli dari pedagang di taman. Sekitar lima menit kemudian, mereka bergeser ke tempat lain, sayangnya mereka tak membawa sampah bekas minuman pop ice yang tadi mereka minum, Rabu (16/11/2022).

Setelah ditelisik, Reporter Washilah menemukan hanya satu tempat sampah di kawasan Taman Listrik UIN Alaudin Makassar, itupun disiapkan pedagang yang kebetulan menjajakan dagangannya di kawasan itu.

Mahasiswa Jurusan Perbandingan Mazhab, Vivi, mengeluhkan minimnya tempat sampah di area taman. 

“Tempatnya agak luas (taman) sementara hanya satu tempat sampah, kalaupun ada lumayan jauh,” keluhnya.

Anggapan mengenai kebersihan kampus adalah pekerjaan Cleaning Service (CS), lanjut Vivi, nyaris membuat sebagian mahasiswa tidak memedulikan sampah miliknya. 

“Mungkin dari mahasiswa menganggap adaji yang bersih-bersih, jadi tidak harus dibersihkan,” ungkap Vivi.

Hal serupa terjadi pula di Taman Dharma Wanita. Siang itu, Rabu (14/12/2022)– dua mahasiswa sedang beristirahat sambil menyantap makan siang yang mereka bawa dalam bungkusan plastik. Selesai makan, mereka kumpulkan plastik bekas makanan untuk dibuang. 

Salah satu dari mereka mengitari taman mencari tempat sampah, namun hasilnya nihil. Ternyata di taman tak ada tempat sampah. Akhirnya, mereka  keluar dari taman dan membuang sampahnya di kantong plastik besar yang berisikan sampah dedaunan yang tadi pagi dikumpulkan oleh CS.

Salah satu Mahasiswi Fakultas Sains dan Teknologi, Syarifah Nabila, mengaku kurangnya tempat sampah di lapangan membuatnya harus menyimpan bekas bungkusan makanan di dalam tas, karena kesulitan mengakses tempat sampah.

“Lagi makan di sana, pas mau buang sampah tempat sampahnya jauh jadi malas mau buang sampah,” ujarnya.

Sayangnya, tak semua mahasiswa sadar akan kebersihan kampus. Di pinggir area lapangan bola, banyak sampah-sampah bekas bungkus permen kerap berserakan.

Saat mengitari kampus yang dijuluki kampus asri ini, tak terlihat tempat sampah khusus yang disediakan pihak kampus kecuali di Fakultas. Hanya ada kantong sampah plastik atau karung bekas yang digunakan CS di beberapa titik, salah satunya di Masjid UIN Alauddin. Tumpukan kantong sampah memenuhi salah satu sudut area Masjid.

Di lapangan bola yang langsung berhadapan dengan Taman Dharma Wanita hanya disiapkan satu tempat sampah yang berada di pojok kanan taman.

Di tempat lain, seperti di lapangan basket, lapangan takraw, dan lapangan futsal, hanya tersedia satu tempat sampah yang terbuat dari karung  berdiri kokoh menggunakan balok di tiap sisinya.

Mendengar keluhan itu, Reporter Washilah mencoba menghubungi Supervisior UIN Alauddin Makassar, Daeng Ngerang. Ia mengungkapkan bahwa ia sudah mengusulkan pengadaan tempat sampah kepada pihak PT. Arco sebagai pihak ketiga yang menangani sampah di UIN Alauddin Makassar.

“Ada hampir 50 titik yang kami usulkan. Di titik-titik tersebut nantinya akan disiapkan tiga drum tempat sampah,” paparnya, Kamis (15/12/2022).

Namun sampai saat ini, kata Daeng Ngerang, belum terlihat satupun tempat sampah baru di kampus. “Padahal pengajuannya sudah ada tiga bulan,” lanjutnya.

Business Development Manager PT. Arco, Ismail, mengungkapkan pengadaan tempat sampah sedang dalam proses.

“Nanti kita adakan di awal tahun, mungkin,” ungkapnya saat dihubungi Senin,  (19/12/2022).

Menurutnya, tak ada kendala dalam pengurusan tempat sampah di UIN, namun biaya yang tak sedikit mengharuskan pihaknya membuat Rancangan Anggaran Biaya tempat sampah.

“Makanya harus direncanakan dulu, dianggarkan, baru diadakan. Sesuai analisa saya, beberapa titik yang akan diadakan tempat sampah, tapi yang diprioritaskan itu yang titiknya banyak orang, seperti di taman dan lapangan,” pungkasnya.

Penulis : Hilda Nurfaidah dan Arham (Magang)

Editor: Nur Afni Aripin

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami