Laksanakan Webinar Nasional, HMJ Keperawatan Bahas Mental dan Perekonomian Akibat Pandemi Covid-19

Facebook
Twitter
WhatsApp
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Keperawatan saat melakukan Webinar Nasional melalui aplikasi Zoom dan live streaming Youtube, Sabtu (7/11/2020).

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar menggelar Webinar Nasional dengan mengusung tema “Dampak Psikososial, Mental dan Perekonomian Akibat Pandemi Covid-19” melalui aplikasi Zoom dan live streeming youtube, Sabtu (7/11/2020).

Dalam webinar tersebut, HMJ Keperawatan menghadirkan dua narasumber yakni Kamaluddin Palinrungi selaku Ketua Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia dan Amiruddin selaku Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Webinar ini dipandu oleh Nur Almarwah Asrul salah satu Dosen Keperawatan.

Ketua divisi Penelitian dan Pengembangan, Eka Nur Latifah mengungkapkan alasan mengangkat tema tersebut, karena melihat dampak Covid-19 yang bukan hanya berdampak pada psikososial dan mental tetapi juga pada perekonomian masyarakat.

“Kenapa diambil itu tema karena kita lihat sudah hampir satu tahun pandemi Covid-19 setiap hari kasusnya masih ada, selain itu Work From Home (WFH) juga masih diterapkan, hal ini bisa menjadi stressor atau menjadi tekanan bagi orang-orang, dan ini akan mengganggu kondisi psikososial dan mentalnya. Selain itu berdampak pada fisik dan mental, pandemi juga berdampak pada perekonomian masyarakat, nah tema ini diangkat untuk membahas mengenai seperti apa dampak Covid terhadap mental, dan perekonomian masyarakat serta bagaimana cara menghadapinya,” Jelas Mahasiswa asal Bone tersebut.

Sementara itu, dalam pemaparannya Kamaluddin Palinrungi mengatakan selain berdampak pada psikososial, Covid-19 juga berdampak pada kesehatan jiwa.

“Masalah kesehatan jiwa dan psikososial dapat berupa ketakutan, cemas, dan panik terhadap kejadian Covid-19. Orang semakin enggan bertemu dengan orang lain dan muncul curiga orang lain dapat menularkan. Perasaan ini akan memberikan respon pada tubuh untuk cepat melakukan perlindungan untuk memastikan keamanan,” ujarnya.

Narasumber yang berasal dari Jeneponto itu menambahkan bahwa dalam pencegahan masalah kesehatan jiwa, perlu untuk selalu berpikir positif.

“Yang menciptakan respon emosional anda bukanlah peristiwa negatif tetapi persepsi dan pikiran anda tentang peristiwa,” pungkasnya.

Penulis: Nadia Hamrawati Hamzah (Magang)
Editor: Rahmania

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami