Washilah – Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (Dema-U) UIN Alauddin Makassar telah di klaim menerima paket sembako yang diserahkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Selatan pada Jumat, 17/04/2020.
Ketua Dema-U, Ahmad Aidil Fahri mengaku tidak menerima paket sembako tersebut. Ia menambahkan bahwa ada yang mengatasnamakan Dema-U menerima sembako.
“Saya mempertegas kepada pihak Wakil Gubernur Sulsel untuk tidak menerima aspirasi dan memberi sumbangan mengatasnamakan Dema UIN Alauddin Makassar baik berupa barang maupun dalam bentuk uang yang mengatas namakan Dema UIN Alauddin Makassar tanpa sepengetahuan internal pengurus Dema-U,” tegasnya.
Yoyo sapaan Ketua Dema-U beserta rekannya telah berkunjung ke Rumah Jabatan (Rujab) Wagub Sulsel untuk mengklarifikasi mengenai penerimaan paket sembako tersebut.
Dikutip dari Sulselberita.com, sebanyak 30 paket sembako telah diterima oleh Dema-U dan HMI Cabang Gowa Raya.
Saat dihubungi via WhatsApp, pada Senin (20/4/2020), Ketua Dema-U, Yoyo mengatakan bahwa ada pihak yang mengklaim Dema-U mengenai penerimaan paket sembako.
“Padahal waktu hari Jumat tidak ada yang melakukan penyerahan, ada yang mengklaim mengenai hal ini,” pungkasnya.
Penulis: Ulfa Rizkia Apriliyani
Editor: Rahmania











