Sambangi Rektorat Pertanyakan Kejelasan Audiensi, Lembaga Kemahasiswaan dipaksa Keluar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sembilan pengurus Lembaga Kemahasiswaan (LK) dipaksa keluar Dari Gedung Rektorat, Senin (03/08/2021).

Washilah – Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Bersatu Sambangi Rektorat, pertanyakan kejelasan audiensi dengan pimpinan, Senin (02/08/2021).

Sekitar Pukul 11:30, sembilan mahasiswa dari pengurus lembaga kemahasiswaan tingkat universitas dan fakultas memasuki rektorat, dengan maksud mempertanyakan kejelasan surat audiensi yang telah dilontarkan oleh Senat Mahasiswa Universitas (Sema U) pada (19/07/2021), dan surat audiensi Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema U) yang dikirimkan melalui email pada (01/08/2021).

Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Isra Abdi Syamsu menyebutkan, surat permohonan audiensi telah dimasukkan ke pimpinan universitas dan fakultas akan tetapi sampai hari ini belum ada kejelasan mengenai hal tersebut.

“Tindak lanjut dari surat permohonan audiensi sampai hari ini belum ada sama sekali, justru kehadiran kami di Gedung Rektorat untuk menemui pimpinan kampus mendapat penolakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar, Muh Vikram Syahrir menyebutkan, Lembaga Kemahasiswaan (LK) belum sempat bertemu dengan satupun pimpinan kampus untuk menanyakan kejelasan surat permohonan audiensi hingga akhirnya pihak keamanan datang memerintahkan keluar dari gedung rektorat.

“Beberapa ketua-ketua Lembaga Kemahasiswaan tidak mendapatkan respon dari pimpinan kampus, sekitar tigapuluh menit kami menunggu di depan pintu WR III, kami dipaksa aparat keamanan kampus untuk keluar dari gedung rektorat,” ucap mahasiswa Ilmu Hukum ini.

Penulis: Andi Resky Satrio (Magang)
Editor: Ulfa Rizkia Apriliyani

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami