Aliansi Mahasiswa FDK Lakukan Aksi 12 Tuntutan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana Aliansi mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) saat melakukan aksi 12 tuntutan, di belakang FDK Kampus II UIN Alauddin Makassar, Kamis (19/03/2020).

Washilah – Aliansi Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar kembali melakukan aksi dengan membawa 12 tuntutan, berlangsung di belakang FDK Kampus II, Kamis (19/03/2020).

Adapun beberapa tuntutan mahasiswa diantaranya sistem D.O dini, sosialisasi sistem dan aturan baru, perubahan aturan yang berbelit, penetapan UKT yang tidak tepat dan sepihak, fasilitas yang tidak memadai, profesionalisme dosen, lab radio (SYIAR) milik siapa?, transparansi pemekaran jurusan PMI dan Kesos, tagana untuk siapa?, cabut SK skorsing, transparansi anggaran fakultas dan anggaran lembaga mahasiswa internal FDK, dan menuntut untuk melibatkan mahasiswa dalam pembuatan, merancang suatu kebijakan yang di terbitkan

Ketua Senat Mahasiswa (Sema) Iksan Bayu Aji Saputra, mengungkapkan aksi jilid II ini terkendala dengan adanya surat edaran dari Rektorat.

“Aksi jilid dua ini kita terkendala karena persoalan surat edaran dari rektorat yang meliburkan mahasiswa dan kuliah online, jadi banyak mahasiswa pulang kampung namun itu bukan hal subtansinya yang jelasnya masih ada seluruh ketua lembaga hadir mengikuti aksi, dan adanya aksi ini bagaimana agar birokrasi melihat bahwasanya gerakan mahasiswa FDK tidak akan pernah mati,” ungkapnya.

Ia menambahkan, akan melakukan aksi besar-besaran jika birokrasi tidak mengindahkan tuntutan tersebut.

“Bila birokrasi tidak mengindahkan apa yang kita tuntutan maka jalan satu-satunya kami lakukan aksi besar-besaran dan memboikot fakultas,” jelasnya.

Jendral lapangan, Rizaldi mengatakan belum ada respon dari pihak birokrasi tentang aksi jilid dua.

“Belum ada respon dari pihak birokrasi pada hari ini mereka belum memberikan kejelasan artinya mereka lari dari tanggungjawabnya sebagai tenaga pendidik,” tuturnya.

Lanjut ia, menjelaskan aksi selanjutnya akan dilakukan jika proses perkuliahan lancar.

“Aksi selanjutnya yaitu kalau proses perkuliahan sudah lancar terkhusus di FDK maka teman teman aliansi yang ada di FDK akan turun lebih banyak lagi untuk membaikot fakultas,” tegasnya.

Penulis : Aulya Febrianti

Edtor : Rahma Indah

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami