Prodi KPI UIN Alauddin Makassar Raih Akreditasi A

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar menerima kabar baik dimana salah satu Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) berhasil meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Selasa (15/10/2020).

Hasil assesment BAN-PT telah resmi keluar berdasarkan surat keputusan BAN-PT No. 8236/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2020 tanggal 15 Desember 2020 berlaku sampai dengan tanggal 15 Desember 2025.

Menurut Ketua Prodi KPI Rahmawati Harua SS M Si mengucapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian yang diperoleh.

”Hal yang sangat membahagiakan, mengembirakan dan membanggakan bagi kita semua. Capaian ini adalah hasil kerja keras tim borang KPI yang sudah bekerja sejak awal tahun 2020 hingga awal Desember. Alhamdulillah tentu saja upaya-upaya itu bisa terlaksana karena solidaritas dari pejuang-pejuang borang KPI. Kemudian kami memang memasang target nilai A sehingga ini tentu saja memacu atau semakin manambah adrenalin kami untuk bekerja. Jadi kami menyiapkan fisik dan mental tentu saja,” ucapnya.

Ia menambahkan, prestasi luar biasa jika dilihat dari usaha yang telah dilakukan sehingga mampu meraih akreditasi terbaik yakni peringkat A dengan nilai total 363. Ini merupakan kemajuan yang patut dibanggakan dan harus dipertahankan dengan usaha yang tidak gampang.

“Untuk pencapaian nilai A bukan hal yang mudah kami sudah melakukan sejak kurang lebih setahun yang lalu mulai dari revisi borang, kemudian menyiapkan dokumen dan tentu saja membutuhkan waktu yang panjang. Kami harus menyisir standar demi standar dan bagian lebih detail untuk memperoleh informasi atau data yang akurat. Karena pelaksanaannya dilakukan dengan online maka dokumen-dokumen yang diminta oleh asesor-asesor itu dalam bentuk digitalisasi yang dapat langsung diakses melalui website kami diportal sehingga kami mencoba melengkapi semaksimal mungkin dokumen-dokumen itu secara digitalisasi,” sambungnya.

Ia juga menyebutkan apa saja upaya yang dilakukan oleh tim.

“Jadi kalau di bilang apa saja usahanya, yaitu pertama menyiapkan fisik dan mental, melengkapi dokumen atau arsip melalui penyusuran bagian yang lebih detail dari setiap standar dan proses digitalisasi semaksimal mungkin untuk di nilai oleh para assesor,” ungkap Rahmawati Harua SS M SI

“Kami menggunakan dua assesor yaitu assesor internal dan eksternal untuk menilai seluruh isi borang yang telah kami susun dan kemudian menilai juga beberapa dokumen yang dibutuhkan. Segala rekomendasi dari assesor sangat berkontribusi dalam rangka menyempurnakan dokumen dalam proses presentase,” tutupnya.

Ketua HMJ Komunikasi dan Penyiaran Islam Muammar Jamil mengungkapkan harapan kepada Jurusan agar dapat mempertahankan pencapaian.

“Mudah-mudahan akreditasinya bisa dipertahankan karena berbicara masalah akreditasi itu berarti tiap lima tahun akan dipesitasi kembali. Mempertahankan itu adalah hal yang rumit tapi harapan kami sebagai mahasiswa KPI semoga tetap eksis dan tetap bisa mempertahankan akreditasi A,” Ucapnya

Penulis: Heni Handayani (Magang) 

Editor: Rahma Indah

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami