Kabar Pungli, Tim Investigasi Telah Rampungkan Data

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sumber | infodiklat.com

Washilah – Tim Investigasi yang dibentuk Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) telah merampungkan data-data mengenai adanya oknum Dosen yang melakukan pungutan liar atau pungli dalam proses penyelesaian tugas akhir mahasiswa.

Tidak sampai dua pekan proses investigasi berjalan, tepat pada tanggal (17/9) tim investigasi menyerahkan hasil kerja investigasi kepada Dekan di ruang rapat lantai dua FEBI.

Tim investigasi yang berjumlahkan tujuh orang dan diketuai langsung oleh Wakil Dekan (WD) bagian Akademik Dr Muhammad Wahyudin Abdullah mengatakan telah menyelesaikan tugasnya.

“Tim investigasi sudah melaporkan hasil investigasi ke pimpinan fakultas, dalam hal ini Dekan pada kamis tanggal 17 september 2020, sekitar pukul 14.30 wita di ruang rapat lantai dua FEBI. Dengan demikian, tugas tim investigasi sudah selesai,” tuturnya Via WhatsApp.

Setelah ditanyai lebih lanjut terkait hasil temuan tim investigasi. Dr Wahyudin mengarahkan Reporter menghubungi Dekan.

“Karena laporan sudah diserahkan ke pak Dekan. Pak Dekan minta supaya hal-hal yang terkait dengan hasil investigasi ini, biar dekan yang tahu, bila mana ada yang bertanya tentang hasil investigasi ini, silahkan berurusan dengan pak Dekan,” tuturnya.

Setelah dikonfirmasi mengenai hasil investigasi, Prof Bustani Ilyas mengatakan tidak mempunyai wewenang untuk menyebutkan nama ataupun inisial oknum yang diduga melakukan pelanggaran.

“Bukan kewenangan saya untuk menyebut, meski inisial. Tanggung jawab saya sudah selesai, dia yang mengungkap dia beri penilaian, pertimbangan, bahkan sanksi sekalipun ke Komisi Penegakan Kode Etik (KPKE),” katanya.

Dalam proses investigasi yang tidak melibatkan lembaga kemahasiswaan sebagai anggota tim. Dekan FEBI mengungkap hal ini murni dikerjakan secara profesional dan tidak di intervensi oleh siapapun.

Lebih lanjut, Prof Abustani selanjutnya mengaku akan mengantarkan temuan Investigasi ini ke KPKE.

“Insya Allah Senin diantarkan.
Selama proses investigasi berlangsung, ketua tim mengaku tidak mengalami kendala atau hambatan dalam pekerjaannya,” tutupnya.

Merespon dari tindakan pimpinan dalam mengatasi kasus ini. Ketua Himpunan Jurusan Ilmu Ekonomi Reza Nur Syarika mengaku kecewa.

“Sebelumnya kami dijanjikan dibuatkan forum dengan tim investigasi oleh WD III, namun dengan mengetahui bahwa ternyata tim investigasi sudah final dan datanya sudah rampung. Walaupun kecewa kami akan tetap mengawal,” keluhnya.

Namun begitu, Reza mengaku lembaga kemahasiswaan FEBI akan tetap mengawal kasus ini.

“Kami terus mengawal kasus ini, karena di lembaga kemahasiswaan kami juga membentuk tim investigasi dan memiliki beberapa bukti,” ujarnya.

Penulis : Arya Nur Prianugraha

Editor : Rahma Indah

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami