Pengabdian Perempuan di Balik Ujian

Facebook
Twitter
WhatsApp
Tampak para srikandi pejuang kemanusiaan dari UKM KSR sedang berpose disela menjalankan tugas mengawal Ujian Masuk Mandiri (UMM) 2019. Minggu (21/07/2019).

Washilah – Pagi berjalan menuju siang, terlihat matahari mengeluarkan cahaya khasnya yang terik di Fakultas Syariah dan Hukum, tampak dengan tegar dua orang perempuan pengabdi kemanusiaan dengan suka dan rela menjadi tenaga medis.

Firma dan Fatma dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Suka Rela (KSR) sejak pagi telah mempersiapkan diri memberikan pertolongan pertama bagi calon mahasiwa baru yang akan mempersiapkan diri bersaing untuk menjadi mahasiswa.

Dengan tegas penuh semangat dua srikandi kemanusiaan ini memilih meninggalkan aktivitas lainnya di rumah demi mengawal berjalannya Ujian Masuk Mandiri (UMM) tahun ini yang diselenggarakan dibeberapa titik pada hari Minggu, 21 Juni 2019. Berbeda dengan perempuan atau mahasiswi pada umumnya yang sedang menikmati liburan dengan bersantai di rumah.

Pada UMM tahun ini enam orang perempuan dan satu orang laki-laki dari UKM KSR bertugas di kampus II UIN Alauddin Makassar, setelah mendapatkan panggilan dari panitia penerimaan mahasiswa baru.

Firma yang merupakan salah satu Sukarelawan mengaku sangat bangga bisa turut ambil andil dalam tugas kemanusiaan dan bersukur hari ini tidak banyak camaba yang didapatkan sakit pada saat menjalani ujian.

“Setidaknya kami punya keinginan untuk mengabdi pada kemanusiaan dan tidak berharap ada upah atau apapun, juga bukan berarti ketika kami turun seperti ini kami berharap ada orang yang sakit dan justru kami bersukur kalau tidak ada yang sakit,” ungkapnya.

Firma menambahkan, sebenarnya mereka bertugas memberikan pertolongan pertama jikalau ada korban yang mengalami gangguan kesehatan, dengan cara membawa korban untuk di beri pertolongan pertama lebih dulu dan jikalau keadaannya serius maka akan di bawa ke poliklinik.

Fatma yang juga merupakan kawan bertugas dari firma menuturkan bahwa untuk turun dalam tugas kemanusiaan ini kita harus punya kesadaran dan kepekaan sosial yang tinggi.

“Setiap manusia punya kesadaran akan kamanusiaan tetapi tidak semua manusia punya kepekaan akan keadaan manusia lainnya ” ujarnya saat berbincang di lantai III Fakultas Syariah dan Hukum.

Firma merupakan mahasiswa angkatan 2015 dari jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi dan Fatma merupakan mahasiswa angkatan 2016 jurusan Komunikasi Penyiaran Islam merupakan angkatan ke-23 di UKM KSR.

Dua mahasiswi semester akhir ini sesekali tertawa saat diwawancarai bagaimana urusan kemanusiaan sambil mengurus proposal menuju sarjana dan sedang menjalani Program Pengalaman Lapangan (PPL).

Ketua umum KSR, Elvi Najusti saat dikonfirmasi menyampaikan sebenarnya mereka turun lapangan hari ini bukan hanya semata permintaan kampus, tetapi ada suara kemanusiaan yang kemudian yang ingin dipejuangkan dan terbukti dari 7 orang anggota ukm ksr yang turun lapangan pada hari ini 6 diantaranya merupakan perempuan.

Mahasiswi angkatan 2016 dari jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi ini menambahkan bahwa tanpa ada permintaan dari kampus pun mereka akan turun tetapi ia melanjutkan bahwa sebelumnya juga harus ada himbauan dari kampus dulu baru turun.

Penulis: M Shoalihin

Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami