Farmasi 2018 Tingkatkan Nilai Kebinekaan Lewat Inaugurasi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Mahasiswa Farmasi angkatan 2018 sedang mempersembahkan pertunjukan paduan suara kepada ratusan pasang mata yang hadir di Ballroom hotel Claro, Jumat (12/07/2019).

Washilah – Bulan April 2019 lalu Indonesia telah melaksanakan pesta perpolitikan untuk menentukan pemimpin negara, perwakilan rakyat mulai dari pusat sampai tingkat daerah, sehingga secara tidak langsung akan berefek pada keadaan sosial masyarakat Indonesia dan melunturkan nilai kebinekaan yang tentunya karena tingginya tensi politik.

Hal inilah yang menjadikan Mahasiswa Jurusan Farmasi UIN Alauddin Makassar angkatan 2018 mengadakan inaugurasi dengan mengangkat tema “Lentera Kebinekaan,” yang berlangsung di Ballroom Candeq Hotel Claro Makassar. Jumat (12/07/2019).

Kegiatan yang dihadiri ratusan orang ini merupakan rangkaian proses pengukuhan Mahasiswa Farmasi angkatan 2018 agar resmi menjadi anggota keluarga besar Farmasi UIN Alauddin Makassar dan kemudian dirangkaikan dengan pertunjukan seni yang menonjolkan kritik sosial dan hiburan oleh mahasiswa Farmasi angkatan 2018.

Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Farmasi, Indra Mubarak memaparkan inagurasi ini merupakan sebuah wadah berposes bagi 52 mahasiswa farmasi 2018 yang akan dikukuhkan agar resmi menjadi Keluarga Besar Farmasi dan juga bisa belajar banyak hal melalui pementasan inaugurasi.

“Jadi kegiatan inaugrasi ini sebenarnya jenjang bagi Angkatan 2018 untuk resmi menjadi keluarga besar Farmasi, selain itu mereka juga bisa belajar tentang kepanitiaan, kekompakan dan kerja keras tentunya setelah mempersiapkan diri selama empat bulan,” ucap mahasiswa semester VI tersebut.

Indra lanjut menambahkan dalam pementasannya angkatan 2018 banyak menyinggung persoalan kebinekaan dan kritik sosial.

“Jadi dalam pementasan ini teman-teman angkatan 2018 tidak hanya menampilkan karya seni tetapi juga mengangkat berbagai persoalan sosial, apalagi kemarin kan masa-masa perpolitikan makanya kami angkat tema Lentera Kebinekaan agar pluralisme tidak luntur. Kemudian di sisi lain pementasan ini juga mengangkat terkait kesetaraan gender, pelecehan terhadap perempuan, dan kepedulian terhadap lingkungan.”

Salah satu mahasiswa Farmasi angkatan 2018, Miftahul Fatiha yang juga tampil di malam inagurasi ini mencurahkan kebanggaannya bisa melibatkan diri dan menyukseskan inaugurasi angkatannya.

“Tentunya saya sangat bangga ahirnya kami bisa tampil di malam inaugurasi ini, karena selama 4 bulan kami melewati proses, suka duka bersama, belajar tentang mengatur acara, mencari dana dan banyak keseruan lainnya,” ungkapnya.

Penulis: Lihind
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami