Dengar Pengakuan Penantian

Facebook
Twitter
WhatsApp

Oleh | Sitti Mutmainnah syam

kapan hatimu hadir untukku
sayang……
kapan jemarimu menghapus air mataku
sayang……

saat pancar sinar matamu menjanjikan itu
aku pun riang menanti aksimu
namun……

hari ini dan sejumlah hari kemarin
mengajari aku untuk kokoh berdiri
diatas balai api keikhlasan
ikhlas menantimu untuk mengatakannya kepadaku…
sayang…..

adakah bacaan ragamu mendeteksi hatimu….
seperti halnya bacaan ragaku mendeteksi hatiku, untuk selalu melihatmu…
mendekati dan berada disismu selalu
sayang…..

aku berdiri disisni menantimu
akan setia menantimu selalu
sampai saat itu datang…..
sampai nanti kau memberi undangan kepadaQ
mengundangku untuk menjadi WANITAMU…..

  Berita Terkait

Rimpuh

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami