Mama Berhenti Menangis!

Facebook
Twitter
WhatsApp
Foto: Dok pribadi penulis

Oleh: Sugiya Selpi R

Di perjalanan malamku
Aku ditemani tangisan
Terdengar sangat pilu
Teleponku bersaksi

Tangisannya meledak!
Atas derita-derita 24 Tahun yang terampung

Mama berhentilah menangis!
Pilu sekali, sesak sekali
Ampunilah Aku…Ampun
Biarkan Aku hapus deritamu

Biadab memang lelaki itu.
Sudah merampas sucimu juga bahagiamu
Cicipkan lelaki itu kehilangan
Maka akan kau lihat lelaki paling menyedihkan

Mama berhentilah menangis!
Pilu sekali, sesak sekali.
Ampunilah Aku…Ampun
Biarkan Aku berimu bahagia

Mama berhentilah menangis!
Pipiku sudah basah
Mataku sudah merah
Mama, Aku menangis.

*Penulis merupakan alumni UIN Alauddin Makassar

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami