Wasilah — Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) diwarnai dengan adanya aksi massa yang dilakukan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas UIN Alauddin Makassar atas dugaan tidak diberikannya izin untuk masuk kedalam masjid pada saat perkenalan Lembaga Kemahasiswaan. Kamis, (27/08/2025).

Sekitar pukul 15.50 siang Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas memimpin orasi di depan pintu Masjid Agung Kampus II UIN Alauddin Makassar saat PBAK Mahasiswa Baru sedang berlangsung di dalam.

Penyampaian orasi dipindah tangankan kepada salah satu anggota DEMA menambah suasana semakin panas.

Kurang lebih pada pukul 16.15 sore hari, aksi massa berpindah haluan ke depan Gedung Rektorat dengan membawa spanduk yang bertuliskan “Indonesia Darurat Demokrasi.” Serta kembali melakukan orasi.

Tidak berhenti di satu tempat, pada pukul 16.47 DEMA melanjutkan Aksi Massa menuju depan gerbang I UIN Alauddin Makassar yang diiringi dengan gema orasi.

Satpam-satpam yang berada di sekitar lokasi berusaha menertibkan aksi massa yang dilakukan oleh DEMA karena menimbulkan kemacetan lalulintas.

Selain itu, pihak dari kepolisian juga ikut hadir membantu menertibkan lalu lintas yang macet.
Teks & Foto: Muh Yudistira Fahrezi / Muhammad Fa’an Ramadhan (magang)
Editor: Nur Rahmah Hidayah











