Washilah — Warga Bara-Baraya diserang oleh sekelompok yang diduga preman. tiga orang terluka.
Sekelompok yang diduga preman, menutup jalan yang ada di samping posko belakang. Warga menduga hal tersebut dilakukan agar pelaku leluasa untuk melakukan penyerangan.
Aksi tersebut terjadi pada malam hari, sekitar pukul 00.00 (15/9).
Aksi teror tersebut sudah terjadi sejak siang hari. Pelaku melempar batu yang mengarah ke rumah warga sebanyak dua kali. Sehingga terjadi kerusakan.
Salah satu Aliansi Bara-Baraya Bersatu (ABB), Alex menyampaikan, preman tersebut menyerang warga dengan menggunakan senjata tajam.
“Mereka bawa parang, ada burus dan segala macam,” katanya.
Kata Alex, ada 3 warga yang menjadi korban dari penyerangan tersebut. Dua orang terkena busur di bagian leher dan pinggang, satunya terkena sabetan parang pada bagian lengan.
Tak hanya menghasilkan korban, dua dari solidaritas ABB ditangkap oleh polisi dan dibawa ke Polrestabes Makassar.
Hingga berita ini terbit, kata Alex, satu orang sudah keluar tetapi mengalami luka memar pada bagian mukanya.
“Satu sudah keluar tapi mukanya memar, dan satu masih ditahan,” jelasnya.
Penulis: Aliansi Bara-Baraya Bersatu
Editor: Sappe











