Hadapi Geopolitik Global, Gubernur Lemhannas Tekankan Pentingnya Literasi Digital

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pemaparan materi oleh narasumber pada Kuliah Umum Kebangsaan, di ruang rapat Senat Rektorat, Kamis (13/08/2026). |Foto: Washilah — Dhea Ananda Silfah

Washilah — UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan Kuliah Umum Kebangsaan di Ruang Rapat Senat Rektorat Lantai IV, Kampus II UIN Alauddin Makassar, Kamis (13/8/2026).

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Dr Tubagus Ace Hasan Syadzily, menjelaskan pentingnya mengetahui fenomena geopolitik dunia saat ini.

Ia mengungkapkan bahwa ketika orang-orang tidak mengetahui tentang geopolitik, maka ia akan terus menjadi penonton dari kepentingan berbagai negara-negara besar terutamanya.

“Kalau tidak paham geopolitik, jadi penonton saja,” jelasnya dalam pemaparan.

Geopolitik itu memahami lingkungan strategis, mengelola sumber daya dan langkah-langkah dalam mengambil kebijakan.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa masalah terbesarnya ada pada Disrupsi Teknologi.

“Masalah serius kita adalah kita dihadapkan pada situasi yang salah bisa jadi benar, terutama informasi,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta kuliah umum, Aisyah Yunus mengatakan bahwa masyarakat butuh lebih waspada Geopolitik karena pada penyebaran informasi.

Katanya, di Ponsel sudah ada geopolitik dalam bentuk teknologi. Maka dari itu, bentuk pertahanan negara adalah dalam literasi digital, memperkuat ideologi.

“Pada dasarnya butuh lebih waspada dengan geopolitik, karena biar dipenyebaran informasi di Ponsel yang digenggam sekarang, sudah ada geopolitik,” katanya.

Penulis: Dhea Ananda Silfah (Magang)
Editor: Sappe

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami