Washilah — Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar bersama sejumlah lembaga kemahasiswaan menggelar Selasar Pekan Ketiga di Pelataran Fakultas Adab dan Humaniora, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan ruang diskusi tentang Pelecehan Seksual: Semua Orang Bisa Jadi Pelaku. Isu tersebut dinilai masih menjadi persoalan di lingkungan kampus.
Ketua Umum DEMA FAH, Riswan mengungkapkan bahwa tema tersebut dipilih karena masih minimnya perhatian terhadap kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus.
“Pernah terjadi kasus pelecehan seksual di FAH, tetapi kasus itu mandek karena adanya relasi kuasa,” ujar Riswan.
Selasar dirancang setiap pekannya. Kata Riswan, kegiatan ini harus terus dilaksanakan, dengan mengangkat isu-isu di lingkup kampus serta merawat nalar kritis mahasiswa.
Selain diskusi, kegiatan juga dirangkaikan dengan panggung bebas ekspresi dan lapak buku sebagai ruang bagi mahasiswa untuk berekspresi dan bertukar gagasan.
Salah seorang peserta, Fahmi Taufiqurrahman Syamsani menilai Selasar menjadi ruang belajar di luar kelas, karena menghadirkan pembahasan yang tidak diperoleh dalam perkuliahan.
“Selasar merupakan pembelajaran yang tidak kami dapatkan di dalam kelas,” ungkapnya.
Kata Fahmi, pembahasan pelecehan seksual memberikan wawasan baru mengenai kondisi yang terjadi di lingkungan kampus. Ia berharap Selasar terus diadakan dengan isu sosial yang terjadi disekitarnya.
Penulis: Ahmad Faiq Kanz Lawalata (Magang)
Editor: Sappe











