Washilah — Sejumlah mahasiswa semester akhir UIN Alauddin keluhkan sulitnya menemui Dosen Pembimbing yang dianggap menjadi penghambat dalam menyelesaikan tugas akhir.
Salah satu mahasiswa jurusan Sosiologi Agama, Adi, yang sedang menjalani bimbingan tugas akhir keluhkan komunikasinya yang tidak direspon oleh Dosen Pembimbing ketika dihubungi melalui chat.
“Biasanya kalau mau ditemui, saya chat dulu, tapi tidak dibalas. Sebagian besar memang sulit dihubungi lewat chat,” ungkapnya.
Adi juga menjelaskan bahwa meski ditemui langsung, Dosen kerap kali menunda bimbingan yang telah dijadwalkan sebelumnya dengan alasan tengah sibuk.
“Kalau ketemu langsung, dosen malah bilang bimbingan ditunda ke hari lain, padahal sudah ada jadwal, tapi seringnya dosen minta ditunda karena kebetulan bertepatan dengan hari kerja,” jelasnya.
Di sisi lain, ia mengeluhkan jarak yang harus ia tempuh dari kampus ke rumahnya yang memakan waktu tidak sebentar, terlebih saat macet.
“Saya tinggal di Pettarani, jaraknya sekitar 25 menit ke kampus. Kalau macet, makin lama. Jadi kalau bolak-balik untuk bimbingan dan tidak ketemu, itu sangat merugikan,” tuturnya.
Mengalami hal serupa, Sinta (bukan nama sebenarnya) menambahkan bahwa dosen pembimbingnya biasanya meminta google drive dikirim melalui email terlebih dahulu, namun untuk pertemuan langsung tetap sulit dilakukan.
“Dosen ingin ditemui langsung setelah email dikirim untuk minta tanda tangan, tapi dosennya sering tidak ada di ruangannya,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan, Touku Umar menjelaskan perlunya komunikasi yang efektif antara keduanya dan akan mencari solusi untuk masalah demikian agar mahasiswa dapat selesai sesuai target.
“Tidak ada dosen yang ingin mempersulit mahasiswa. Jika komunikasi baik, pasti akan direspon positif. Kami juga membuat kartu kontrol bimbingan dan jadwal agar tercipta keteraturan,” ucapnya saat ditemui pada Senin, (21/7/2025).
Lebih lanjut, Umar mengatakan bahwa akan memverifikasi masalah ini dan mencari solusi terbaik agar tugas akhir mahasiswa bisa selesai sesuai target.
Penulis: Syahraty Ridhayah (magang)
Editor: Nur Rahmah Hidayah











