Mahasiswa Akuntansi Menjadi Top 20 PGN Muda Maju 2025

Facebook
Twitter
WhatsApp
Al Mahdi Ridwan saat menerima penghargaan di malam puncak PGN Muda Maju 2025, Kota Jakarta. | Foto: Istimewa.

Washilah — Mahasiswa Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, raih top 20 dari 500 lebih pendaftar pada ajang PGN Muda Maju 2025 yang diselenggarakan oleh Pertamina Gas Negara (PGN), Minggu (20/7/2025).

Lebih dari 500 Mahasiswa di seluruh Indonesia mengikuti seleksi secara online. Dari seleksi tersebut, ditetapkan 40 Mahasiswa yang mendapat beasiswa pendidikan. Salah satunya Al Mahdi Ridwan, mahasiswa jurusan Akuntansi UIN Alauddin Makassar yang juga merupakan satu-satunya peserta dari Sulawesi Selatan yang lolos dalam seleksi ini.

“Dari 500 sekian yang daftar, terpilih 40 yang terima beasiswa, dan setengahnya top 20 itu dapat benefit tambahan terbang ke Jakarta dan ikut kegiatannya Young On Top National Conference (YOTNC) 15,” jelasnya.

Al Mahdi mengatakan bahwa mahasiswa UIN pun bisa bersaing di luar sana, hanya saja tidak memiliki kesempatan yang besar dan sebanyak kampus top Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang lain.

“Beasiswa dan kompetisi di kampus kita sebenarnya terbuka lebar, walaupun kesempatannya tak sebesar kampus top PTN yang lain,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa proaktif dalam mencari info, berani mencoba, dan harus punya mindset growth adalah kunci menuju kemenangan.

“Kuncinya harus proaktif cari info, berani mencoba, punya mindset growth, tidak gampang menyerah, maka kita bisa bersaing sama mereka juga,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Jurusan Akuntansi, Lince Bulutoding, merasa bangga dengan pencapaian mahasiswanya itu.

“Alhamdulillah sangat bangga dan sekaligus ini membuktikan bahwa Prodi Akuntansi FEBI UIN Alauddin sudah bisa disejajarkan dengan universitas ternama di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Lince Bulutoding juga mengatakan bahwa ia akan memberikan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi.

“Kami secara financial tidak ada karena sekarang pusat menekankan PTKIN harus efisiansi anggaran akan tetapi kami akan menerbitkan sertifikat kepada mahasiswa sebagai sebuah pengakuan berprestasi,” terangnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar mahasiswa Prodi Akuntansi bersikap profesional dan tetap memperhatikan akhlakul karimah.

“Jagalah marwah islam dan marwah UIN Alauddin sebagai guidance dan rumah kita bersama,” tutupnya.

Penulis: Ramadhani Alhidayah (Magang)
Editor: Nur Rahmah Hidayah 

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami