Puisi “Tuhan, Ajari Aku Untuk Kuat” oleh Nurul Is. Wardani

Facebook
Twitter
WhatsApp

Tuhan, Ajari Aku Untuk Kuat

Ketika lemah dan lelah yang tak berlapis iman
Maka nestapa dan air mata telah berhasil menggerogoti jiwa
Dalam kesendirian malam aku merintih
Menitikkan air mata yang tak mestinya terjatuh

Masih terlalu jauh kehidupan ini,
Diriku masih bagaikan setetes embun pagi
Siap diterpa fajar, dan dikikis oleh panasnya mentari

Tapi, tidakkah Sang Fajar begitu cepat datang?
Setetes embun pagi bahkan belum mampu menyejukkan hati

Tuhan, bimbing aku jejakkan hatiku
Pada beribu kepingan kehidupan yang tak mampu ku pilah absahnya
Tunjukkan aku cara untuk Kuat
Bisikkan pada sujudku arti kuat yang sejati
Bahkan ketika tak mampu lagi kusyukuri nikmat nafasmu
Sebelum ribuan lelah menghasut jiwa ini.

Puisi oleh Nurul Is. Wardani
Gambar : Blogspot.com

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami