Bahas Beban Mental dan Pengakuan Medsos, HMJ Keperawatan UIN Alauddin Gelar Seminar Keislaman

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sambutan Ketua Jurusan HMJ Keperawatan UIN Alauddin Makassar, Ilhamsyah pada seminar keislaman di Auditorium kampus pada Kamis (4/6/2026). | Foto: Istimewa.

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Keperawatan UIN Alauddin Makassar menggelar seminar keislaman di Auditorium Kampus, Kamis (4/6/2026).

Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Rusli mengungkapkan bahwa mahasiswa sering merasa sepi di media sosial karena kurang mendekatkan diri kepada Tuhan dan terlalu lelah mencari pengakuan dunia.

“Seseorang merasa hatinya sepi karena mereka jauh dari Tuhan. Terlalu sibuk mencari pengakuan di dunia, apalagi di media sosial, hingga tanpa sadar kehilangan tujuan hidup,” ujar Rusli.

Rusli mengatakan bahwa kebahagiaan yang sesungguhnya anda ketika Allah ridha. Bukan dari media sosial.

Ketua HMJ Keperawatan, Nurul Azizah Fadilah menjelaskan bahwa tema tersebut sengaja diangkat, karena maraknya fenomena mahasiswa yang tampak bahagia di dunia maya, padahal memendam beban pikiran yang berat.

“Banyak mahasiswa yang terlihat baik-baik saja di media sosial, namun sebenarnya memiliki beban yang menumpuk,” ungkapnya.

Melalui seminar keislaman ini, Azizah berharap mahasiswa bisa menemukan ruang aman untuk mengekspresikan emosi dan keresahan mereka.

Ia mengingatkan bahwa sebagai manusia biasa, mahasiswa tidak perlu takut untuk tidak selalu terlihat kuat, apalagi sampai memendam beban mental sendiri karena khawatir dihakimi orang lain.

Dalam seminar ini, HMJ Keperawatan menghadirkan dua narasumber. Muhammad Rusli dosen Fakultas Agama Islam UMI Makassar dan Rasnawati dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin.

Penulis: Nur Afni (Magang)
Editor: Sappe

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami