Washilah – Hari Pertama In House Training Jurnalistik (IHTJ), peserta menerima materi “Sejarah Pers” yang dibawakan oleh Direktur Fajar TV, berlangsung di taman belajar Ininnawa, Desa Jenetaesa, Kec Simbang, Kab. Maros, Jum’at (13/08/2021).
Dalam pemaparan materinya, Yusuf AR mengatakan bahwa sejarah pers memiliki perbedaan dari masa ke masa.
“Pada saat orde baru ada yang namanya pers Pancasila /pers bebas bertanggung jawab, yang kedua Reformasi dan sampai masa yang sekarang, dimana dilindungi UU pers UU No. 40 tahun 1999,”paparnya.
lanjut, laki laki asal Bantaeng tersebut mengungkapkan bahwa menjadi jurnalis tidak jauh dari mengumpulkan data.
“Jadilah jurnalis yang cerdas dan bermain mainlah dengan data,”ungkpanya
Sementara itu, salah satu peserta IHTJ, Charissa azha Rasyid menuturkan bahwa dari pemaparan materi tersebut dirinya mendapatkan pemahaman dan pengetahuan yang lebih komprehensif.
“Saya mendapat pemahaman dan pengetahuan yg lebih komprehensif mengenai pers, dengan sejarah pers saat orde baru hingga masa reformasi yang perbedaannya cukup signifikan, lebih dari itu saya belajar nilai nilai ke washilaan pada orang yang tepat yang sudah berpengalaman di bidangnya,” tuturnya.
Penulis : Tritia Kurniati
Editor : Agil Asrifalgi











