Washilah – Mengedepankan Kerjasama Berlembaga, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HM-PS) Kesejahteraan Sosial (Kessos) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) mengadakan Kelas Intelektual dengan tema “Peranan Cendikiawan Muslim : Konsep Masyarakat Madani”, Jumat (25/06/2021).
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, terhitung mulai tanggal 24 hingga 25 Juni 2021, bertempat di Leacture Theatre (LT) FDK UIN Alauddin Makassar.
Kelas ini menghadirkan empat Narasumber diantaranya Ketua Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Prof. Hasaruddin, Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Thailand periode 2017-2020, Prof. Mustari Mustafa, Sekertaris Jurusan PMI, Dr. Sakaruddin Mandjarreki dan Konsultan Politik, Zulkarnain Paturuni
Prof. Mustari Mustafa dalam pemaparan materinya dengan tema “Akar Intelektualitas dan Spritualitas Islam di Indonesia”, menjelaskan tentang fase – fase yang dilakukan oleh cendikiawan muslim dalam penyebaran Islam.
“Salah satu fase yang dilakukan cendekiawan Muslim dalam penyebaran Islam diantaranya yaitu ‘individually‘ artinya face to face kemudian berkembang menjadi ruang lingkup yang lebih besar (society),” paparnya
Ketua HM-PS Kessos, Irfan Jaya menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan ini agar Masyarakat UIN Alauddin Makassar mampu berperan sebagai sosok Cendikiawan Muslim yang berintelektual.
“Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah bagaimana cara kita menyikapi Kondisi masyarakat Terkhususnya kondisi Masyarakat kampus dengan mampu Berperan Sebagai Sosok Cendekiawan Muslim yang Berintelek,” tuturnya.
Senada dengan itu, Ketua HMJ Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Nashirul Haq berharap agar kedepannya HMJ PMI dan HMPS Kessos lebih giat lagi melakukan hal-hal produktif.
“Saya berharap kedepannya Bagaimana Kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin Kepengurusan selanjutnya.” pungkasnya.
Penulis : Ulfa Rizkia Apriliyani











