Washilah – Mahasiswa UIN Alauddin Makassar berhasil menyabet prestasi dalam ajang perdana Olimpiade Sains dan Karya Inovasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (OSKI-PTKI) 2019, yang berlangsung di The Rinra Makassar Hotel Makassar sejak tanggal 14 November hingga 16 November 2019.
Ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) ini merupakan kompetisi dalam bidang Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, serta karya inovasi bidang ilmu bagi mahasiswa dan dosen lingkup PTKI negeri dan swasta. Dengan mengusung tema “Peran dan Tantangan Sains dan Teknologi Menuju Revolusi Industri 4.0 Sintesis, Karakterisasi dan Properti.”
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar berhasil membawa pulang beberapa prestasi dalam OSKI-PTKI 2019 kali ini. Diantaranya Juara 3 Olimpiade Fisika yang dimenangi oleh A Ansal dan Basmanto, serta Hernita Sapritiani dan Nurfadhillah Jusman sebagai satu tim dalam memenangkan Juara 3 Karya Inovasi Mahasiswa.
A Ansal mengatakan kegiatan nasional seperti ini akan memotivasi orang-orang untuk belajar dan mendapatkan teman-teman baru dari berbagai daerah.
“Hadiah yang ditawarkan itu sangat menarik, karna da hadiah laptop baru saya tidak punya laptop baru dekat mi juga untuk buat proposal. Jadi berusaha untuk bisa masuk 10 besar,” tutur Ansar saat dihubungi via WhatsApp. Senin (18/11/2019).
Selaras dengan itu, salah seorang dari tim karya inovasi mahasiswa, Basmanto menjelaskan kompetisi ini merupakan bagian dari upaya terintegrasi dalam menumbuh kembangkan motivasi mahasiswa untuk berprestasi.
“Ingin memperkenalkan inovasi kami buat, menguji keilmuan, menambah pengalaman dan membawa nama jurusan dan kampus,” jawab Basmanto saat ditanyai lewat aplikasi chat Whatsapp. Senin (18/11/2019).
Ia juga mengharapkan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan sebab membantu mendorong mahasiswa dalam melakukan riset.
“Harapannya OSKI ini bisa rutin tiap tahun. Karena kompetisi seperti ini sangat dibutuhkan bagi mahasiswa terutama mahasiswa Saintek. Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa lebih produktif lgi melakukan riset,” tutupnya.
Penulis: Alifya Budi Karelita (Magang)
Editor: Dwinta Novelia











