Gelar Pelatihan KTI, Jurusan Jurnalistik Hadirkan Empat Narasumber

Facebook
Twitter
WhatsApp
Muliadi Mau dan Ainil Hukmah saat memberikan kesempatan kepada audience untuk menyampaikan pertanyaan, berlangsung di Lecture Theatre (LT) FDK, Sabtu (26/10/2019).

Washilah – Jurusan Jurnalistik menggelar pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dengan menghadirkan empat narasumber dari kampus yang berbeda. Berlangsung di Lecture Theatre Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Sabtu (26/10/2019).

Narasumber yang dihadirkan, yakni: Drs Iftitah Djafar dosen Jurnalistik UIN Alauddin Makassar, Dr Muliadi Mau dosen Komunikasi FISIP UNHAS, Dian Muhtadiah Hamna dosen Komunikasi FISIP Unismuh dan Anil Hukmah dosen Komunikasi UIM Al Ghazali.

Narasumber pertama, Iftitah Djafar mengatakan cara mendapatkan hasil yang baik harus menggunakan metode tertentu.

“Kita harus menggunakan metode tertentu untuk mendapatkan hasil penelitian yang baik dan benar,” tuturnya.

Narasumber kedua, Dian Muhtadiah Hamna mengatakan riset penelitian adalah upaya untuk mencari informasi tentang sesuatu.

“Riset penelitian berarti upaya untuk menemukan atau mencari informasi tentang sesuatu, bisa juga diartikan sebagai sebuah upaya untuk menemukan sesuatu,” ujarnya.

Narasumber ketiga, Muliadi Mau memaparkan tentang metode penelitian komunikasi kuantitatif.

“Metode penelitian kuantitatif merupakan penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Tujuan penelitian kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model matematis, teori-teori atau hipotesis yang berkaitan dengan fenomena alam dan proses penelitian kuantitatif. Hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubungan-hubungan kuantitatif,” paparnya.

Narasumber keempat, Anil Hukmah menambahkan materi tentang metode penelitian kualitatif.

“Penelitian Kualitatif yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis, proses dan makna lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Penelitian kualitatif jauh lebih subjektif daripada penelitian atau survei kuantitatif. Sifat dari jenis penelitian ini adalah penelitian dan penjelajahan terbuka, dan berakhir dengan dilakukannya wawancara dalam jumlah relatif kelompok kecil yang diwawancarai secara mendalam,” jelasnya.

Penulis: Ulfa Rizkia Apriliyani dan Iva Anugrahwati (Magang)
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami