Sepagi ini detak jantungku tak karuan
Tetesan air mata tercurahkan
Dalam himpitan dingin kucoba keluar
Melepaskan tubuh dari ketidak pastian
Sepagi ini perempuan menahan lara
Setelah pulang dalam pekat malam
Cibiran tak habis-habis menggrogoti
Mencabit cabit kepercayaan
Menghancurkan segala impian
Sepagi ini kutemuka sebuah keraguan
Setelah menarik nafas yang panjang
Kubutuhkan sebuah ketenangan
Mungkin mati jawabnya
Sepagi ini kuputus asa
Berharap pun tak guna
Berbicara pun tak usah
Nasib perempuan tidaklah mudah
Sepagi ini kunikmati semangku lara
Dan ketidak pastian
*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) semester II.











