Mahasiswa UIN Alauddin Mendirikan Komunitas Mabbicara

Facebook
Twitter
WhatsApp
Foto bersama anggota Komunitas Mabbicara UIN Alauddin Makassar, usai materi pertama yaitu bahasa Korea. Senin (05/11/2018)

Washilah – Mahasiswa UIN Alauddin Makassar mendirikan komunitas Mabbicara pada 3 November 2018, Ghazzan Zakiri selaku Founder mengatakan salah satu tujuannya yaitu, sebagai wadah untuk mahasiswa mengasah kemampuan dalam berbahasa asing.

“Komunitas tersebut didirikan karena saya dan salah satu teman memiliki minat yang sama. Maka dari itu tujuan Mabbicara ini sebagai wadah untuk mempertemukan beberapa mahasiswa yang mempunyai minat yang sama dalam berbahasa asing khususnya Eropa dan Asia Timur,” ucapnya. Jumat (09/11/2018)

Ia juga mengungkapkan, komunitas Mabbicara berasal dari bahasa Bugis yang berarti “berbicara” dengan metode pembelajaran menekankan lebih banyak berinteraksi daripada teori.

“Komunitas ini berbeda dengan komunitas yang lain karena tidak hanya berfokus pada satu bahasa, melainkan hampir semua bahasa, dengan metode pembelajaran lebih kearah sharing dalam artian tiap anggota bisa saling berbagi ilmu yang mereka miliki,” tambahnya.

Adapun bahasa yang dipelajari yaitu, Korea, Jepang, Mandarin, Spain, Jerman, Perancis, Esperanto dan bahasa Inggris.

Penulis : Nur Qalbina Razak (magang)
Editor : St Nirmalasari

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami