Diskusi Pra-Hardiknas: Kabiro AUPK Siap Dengar Aspirasi Mahasiswa Terkait UKT

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana saa Kabiro AUPK memaparkan materinya dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Dema-U melalui Zoom, Jumat (06/05/2022). | Foto: Washilah-Charissa Azha Rasyid

Washilah – “Saya butuh masukan mahasiswa, sebagai pertimbangan mengambil keputusan. Jadi bagus dialog seperti ini, kami bisa dengar aspirasi mahasiswa terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT),” kata Kepala Biro (Kabiro) Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK) UIN Alauddin Makassar, Bustan Ramli.

Hal itu ia sampaikan mengawali materinya dalam kegiatan diskusi Pra-Hardiknas 2022 Road To Kelas Interaktif. Dengan tema “UUPT: Akar Permasalahan Sistem UKT/BKT?”. Diselenggarakan oleh Dewan Mahasiswa Universitas (Dema-U) UIN Alauddin Makassar melalui Zoom, Jumat (6/5/2022).

Bustan Ramli yang pernah menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan IAIN Bone ini, mengatakan mahasiswa bisa melakukan peninjauan ulang jika merasa keberatan dengan UKT-nya.

“Jadi, kami bisa menindaklanjuti kembali dengan membuka data yang disetor untuk disesuaikan UKT-nya” katanya.

Bustan Ramli bahkan menekankan pihaknya selalu membuka pintu untuk mendengar aspirasi mahasiswa terkait UKT dan akan memberikan jalan keluar.

Salah satu peserta, Fadil menaruh harap terhadap Kabiro AUPK agar mengambil langkah tegas mengatasi polemik yang hadir tiap menjelang pembayaran UKT.

“Mahasiswa harapkan kepala biro dengarkan aspirasi mahasiswa permasalahan UKT,” harap Mahasiswa Ilmu Hukum tersebut.

Diskusi yang dihadiri 75 peserta ini, tidak hanya menghadirkan narasumber dari pihak birokrasi, tapi juga mahasiswa yakni; Presiden Mahasiswa BEM FMIPA Universitas Negeri Makassar, Ari Baba Felani Annur, serta Demisioner Dema-U, Askar Nur.

Penulis: Charissa Azha Rasyid (Magang)
Editor: Jushuatul Amriadi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami