Pembekalan Penyiaran, Eks Bidang SDM UKM LIMA Bawakan Materi pada IHTJ XX

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pemaparan materi tentang penyiaran oleh Nur Zahrah Azizah dalam kegiatan IHTJ yang Ke- XX berlangsung di Taman Belajar Ininnawa Desa Jenetaesa, Kec. Simbang, Maros, Sabtu (14/08/2021).

Washilah – Materi penyiaran merupakan hal baru di In House Training Jurnalistik (IHTJ) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Informasi Mahasiswa Alauddin (LIMA) Washilah Ke-XX yang dibawakan oleh Nur Zahrah Azizah, berlangsung di Taman Belajar Ininnawa Desa Jenetaesa, Kec. Simbang, Kab. Maros. Sabtu (14/08/2021).

Perempuan yang pernah menjabat pada Bidang Kaderisasi dan Pengembangan (SDM) UKM LIMA Washilah mengungkapkan penyiaran tentunya tidak jauh dari olah vokal, dan itulah yang kerap memunculkan rasa insecure.

“Untuk terhindar dari kata insecurity itu haruski punya tujuan,kalau sudah terbersit di hati maka sudah harus siap belajar,” katanya.

Lanjut wanita yang sering disapa Zahrah menegaskan suara itu tidak ada yang jelek.
Hanya saja perlu pelatihan yang intensif.

“Harus kita tanamkan bahwa suara itu tidak ada yang jelek, melainkan suara yang belum dilatih sampai menuju goals yang di inginkan,” tegasnya.

Salah satu peserta In House Training Jurnalistik, Andi Nurul Islamiah mengatakan bahwa hal sederhana dalam penyiaran yang dianggap sepele khususnya olah vokal pada praktiknya sangat sulit dilakukan.

“Jadi suara bagus bukan sebagai penentu tapi bagaimana kita selalu berlatih terus menerus,” Singkatnya.

Penulis : Dhea Anggreny

Editor : Ulfa Rizkia Apriliyani

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami