Hari Pertama IHTJ, UKM LIMA Washilah Hadirkan Direktur Fajar TV

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pemaparan materi "Sejarah Pers" oleh Yusuf AR dalam kegiatan In House Training Jurnalistik (IHTJ) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Informasi Mahasiswa Alauddin (LIMA) Washilah UIN Alauddin Makassar, berlangsung di taman Ininnawa, Desa Jenetaesa, Kec. Simbang, Maros, Jumat (13/08/2021).

Washilah – Hari Pertama In House Training Jurnalistik (IHTJ), peserta menerima materi “Sejarah Pers” yang dibawakan oleh Direktur Fajar TV, berlangsung di taman belajar Ininnawa, Desa Jenetaesa, Kec Simbang, Kab. Maros, Jum’at (13/08/2021).

Dalam pemaparan materinya, Yusuf AR mengatakan bahwa sejarah pers memiliki perbedaan dari masa ke masa.

“Pada saat orde baru ada yang namanya pers Pancasila /pers bebas bertanggung jawab, yang kedua Reformasi dan sampai masa yang sekarang, dimana dilindungi UU pers UU No. 40 tahun 1999,”paparnya.

lanjut, laki laki asal Bantaeng tersebut mengungkapkan bahwa menjadi jurnalis tidak jauh dari mengumpulkan data.

“Jadilah jurnalis yang cerdas dan bermain mainlah dengan data,”ungkpanya

Sementara itu, salah satu peserta IHTJ, Charissa azha Rasyid menuturkan bahwa dari pemaparan materi tersebut dirinya mendapatkan pemahaman dan pengetahuan yang lebih komprehensif.

“Saya mendapat pemahaman dan pengetahuan yg lebih komprehensif mengenai pers, dengan sejarah pers saat orde baru hingga masa reformasi yang perbedaannya cukup signifikan, lebih dari itu saya belajar nilai nilai ke washilaan pada orang yang tepat yang sudah berpengalaman di bidangnya,” tuturnya.

Penulis : Tritia Kurniati

Editor : Agil Asrifalgi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami