Kembali Gelar Aksi, Aliansi Mahasiswa UINAM Bersatu Serukan Mogok Bayar UKT

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana massa aksi saat kordinator Lapangan (Korlap) dari adab dan humaniora melakukan orasi berlokasi di depan Kampus I UIN Alauddin Makassar, Senin (26/07/2021)

Washilah – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Bersatu kembali gelar Aksi Demonstran berlokasi di Kampus I UIN Alauddin Makassar, Senin (26/07/2021)

Aksi yang menjadikan “Mogok bayar UKT” Sebagai grand issue ini dilangsungkan mulai pukul 14:43 hingga pukul 17:00 dipimpin langsung oleh Ahamd Rahmat selaku jendral lapangan.

Dalam aksi kali ini terdapat tiga poin tuntutan yang berbeda dari aksi sebelumnya, yakni dikeluarkannya SK Penetapan nama-nama peninjauan ulang UKT di UIN Alauddin Makassar, SK Penetapan nama-nama yang mendapatkan keringanan UKT akibat wabah pandemi covid-19, dan dikeluarkannya SK terkait pembebasan UKT bagi mahasiswa semester 9 keatas.

Mahasiswa yang juga merupakan Sekretaris Jendral Dewan Mahasiswa Universitas (Dema-U) Ahmad Rahmat, mengungkapkan aksi ini berangkat dari kekecewaan terhadap keputusan pimpinan yang tiba-tiba mengeluarkan jadwal pembayaran UKT/SPP sementara tuntutan sebelumnya belum dipenuhi oleh pihak pimpinan kampus . Selain itu, nama-nama yang juga telah mengurus Rekategorisasi UKT belum keluar.

“Hari ini diintrupsikan kepada teman teman mahasiswa untuk mogok bayar UKT, sebelum nama nama yang sudah mengurus rekategorisasi UKT keluar,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta aksi Sri wahyuni mengungkapkan sangat berharap lewat aksi ini pimpinan kampus mau berdiskusi dengan mahasiswa sebagai tindak lanjut dari tuntutan yang telah dikawal oleh Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Bersatu.

“Saya berharap lewat aksi kali ini Pimpinan mau menemui mahasiswa untuk berdiskusi dan merealisasikan tuntutan kami,” pungkas mahasiswa jurusan sastra dan inggris tersebut.

Penulis : Nur Afni Arifin (Magang) 

Editor : Agil Asrifalgi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami