HMJ Ilmu Hukum Gelar Sekolah Parlemen

Facebook
Twitter
WhatsApp
Foto bersama HMJ Ilmu Hukum dengan salah satu pemateri Dr Arqam Agiki, Senin (14/6/2021)

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurudan (HMJ) Ilmu Hukum telah melaksanakan Internal Parlementary School (Interpol) atau Sekolah Parlementer selama dua hari sejak Sabtu hingga Minggu, 12-13 Juni 2021. Berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Sul-Sel, Senin (14/06/2021).

Kegiatan ini bertajuk “Pengantar legislatif Drafting dan Perumusan Rekomendasi kepada Pemerintah dan lembaga Legislatif”, dengan metode Focus Grup Discussion dan di ikuti oleh 39 peserta.

Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Dr Saleh Ridwan mengatakan kegiatan ini begitu sangat baik karena kegiatan yang sifatnya pendidikan sekolah parlementer untuk generasi muda mahasiswa yang akan menjadi penerus bangsa kedepan.

“Mahasiswa perlu mendapatkan pengetahuan tentang parlementer sehingga kita tidak hanya lihat dari sisi kulit bagaimana memahami citra baik, fungsi dan peran parlementer ini,” ucapnya.

Lanjut, ia mengatakan kegiatan ini perlu ditingkatkan karena suatu prestasi yang dilakukan HMJ Ilmu Hukum mampu berkomunikasi dengan pihak DPR.

“Apalagi narasumber yang luar biasa betul-betul ahli di bidangnya. Kemudian kita berharap komunikasi lebih intens,” tungkasnya.

Ketua Jurusan Ilmu hukum Dr Rahman Syamsuddin mengapresiasi kegiatan HMJ dalam menggali kompetensi mahasiswa yaitu menjadi legal drafter yang baik serta ke depan mampu menjadi anggota parlemen yang berkualitas.

“Mereka mampu menjadi analis perundang-undangan yang ada, baik di lembaga pemerintah pusat dan daerah,” ucapnya.b

Ia juga berharap peserta kegiatan ini dapat melakukan analisis serta bahan evaluasi terhadap pemerintah serta mereka dapat magang pada lembaga legislatif sesuai dengan kurikulum kampus merdeka yang akan berjalan di kampus.

“Kami berharap peserta kegiatan ini dapat melakukan analisis terhadap kebijakan publik pemerintah sebagai bahan evaluasi terhadap pemerintahan yang ada dan dapat magang pada Lembaga Legislatif,” tuturnya.

 

Penulis : Heni Handayani (Magang)
Editor : Ulfa Rizkia Apriliyani

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami