Gelar Pelatihan KTI, Jurusan Jurnalistik Hadirkan Empat Narasumber Ahli

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang dilaksanakan jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) di Lecture Theter (LT) FDK Rabu (23/06/2021).

Washilah – Jurusan Jurnalistik menggelar pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) dengan mengangkat tema “Menulis Kritis dan Ilmiah Dalam Keilmuan Jurnalistik dengan menghadirkan empat narasumber dari kampus yang berbeda, yang Berlangsung di Lecture Theatre (LT) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK),Rabu(23/06/2021).

Narasumber yang dihadirkan, yakni: Wakil Dekan I FDK Dr. Irwan Misbach , dosen Jurnalistik UIN Alauddin Makassar Drs Iftitah Djafar ,dosen Komunikasi FISIP UNHAS Dr Muliadi Mau , dan dosen jurnalistik UIN Alauddin Makassar Hartina Sanusi.

Narasumber pertama, Dr. Irwan Misbach mengatakan suatu proses kuantitatif kita harus berusaha mencantumkan bilangan terhadap karakteristik tertentu bersarkan peraturan tertentu.

“Pengukuran suatu proses kuantitatif di mana orang berusaha untuk mencantumkan bilangan (numerical valute) terhadap karakteristik tertentu berdasarkan peraturan tertentu pula”, ungkapnya.

Narasumber kedua, Drs Iftitah Djafar mengatakan Pendekatan merupakan di siplin ilmu yang di gunakan memebdah menganalisi suatu permasalahan keseluruhan cara atau kegiatan dalam suatu penelitian yang dimulai dari perumusan masalah sampai membuat suatu kesimpulan.

“Pendekatan itu adalah di mana di siplin ilmu yang di gunakan untuk membedah dan menganalisi suatu permasalahan dan keseluruhan kegitana dalam suatu penelitian” , paparnya.

Narasumber ketiga, Muliadi Mau memaparkan tentang peluang dan tantangan riset kritis dalam jurnlasitik.

“Ilmu jurnalistik termasuk di dalamnya riset jurnalistik tidak cukup hanya puas dengan riset – riset yang bersifat empiris positivistik tetapi juga riset yang bersifat kritis- emansipatoris”, paparnya.

Narasumber keempat, Hartina sanusi menambahkan materi menulis karnya ilmiah.

“Topik penelitian mencakup manageaable Topic, obtaniabledata, significance of tipic, dan interesed Topic”, tuturnya.

 

Penulis : Ulfa Rizkia Apriliyani

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami