Bahas Eksploitasi Perempuan di Media Sosial, SAPMA UINAM Gelar Bazar dan Dialog.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Foto bersama Pengurus SAPMA Kom.UINAM dan pemateri dialog setalah kegiatan berakhir. Di Warkop Mau.Co. Senin (15/03/2021)

Washilah – Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Komisariat UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan Bazar dan Dialog terkait eksploitasi perempuan di media sosial, berlangsung di Warkop Mau.Co. Selasa, (15/03/2021).

Masih dalam nuansa International Women’s Day (IWD), dialog kali ini mengusung tema “Analisis Peningkatan Rating Penggunaan Media Sosial Serta Penempatan Perempuan Sebagai Objek”.

Kegiatan ini menghadirikan tiga orang pemateri yaitu Ketua Srikandi Pemuda Pancasila kota Makassar Indira Mulyasari, Penggiat literasi (Paradigma Institute) Muhajir, dan salah satu dosen Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Irnawati.

Muhajir salah seorang pemateri menjelaskan eksploitasi perempuan di media sosial bisa dikurangi dengan dua cara yaitu menghapus sistem patriarki dan menghentikan media massa dalam menjadikan perempuan sebagai objek konten berita dan iklan.

“Eksploitasi perempuan di media sosial bisa dikurangi dengan cara menghapus sistem patriarki yang membuat perempuan selalu menjadi objek dan the second sex. Kalau pun tak bisa, minimal dikurangi, setidaknya dalam mentalitas masyarakat kita agar masyarakat kita tak lagi melihat perempuan dalam kerangka yang bias gender dan seksis. Cara yang kedua, media massa sudah harus menyudahi eksploitasi tubuh perempuan. Karena pemanfaatan tubuh perempuan untuk kepentingan pengiklanan dan konten berita dapat melanggengkan objektifikasi perempuan” Jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan standar tubuh dan kecantikan ideal perlu dihilangkan agar tidak terjadi eksploitasi, diskriminasi dan objektifikasi.

“Salah satu yang perlu dihilangkan adalah standar tubuh dan kecantikan ideal yang selama ini terus dilanggengkan seperti cantik harus putih, langsing. Karena imajinasi tersebut yang menjadi dasar penilaian masyarakat terhadap perempuan” Lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum SAPMA Kom. UIN Alauddin Andika Saputra mengungkapkan setelah dialog tersebut mereka akan lebih bergerak massif dalam mensosialisasikan dampak media sosial.

“Selanjutnya kami dari Sapma PP Uinam akan lebih bergerak massif untuk mensosialisasikan tentang dampak-dampak negatif dari media sosial secara umum baik kaum perempuan maupun pria” Tutupnya.

Penulis : Nadia Hamrawati Hamzah (Magang)
Editor : Ardiansyah

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami