Aliansi Gerakan Mahasiswa Syariah Bersatu Serukan Evaluasi Kinerja Jokowi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Orasi ilmiah dari Jenderal lapangan (Jenlap) didampingi oleh Korlap tiap organ yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Syariah Bersatu (AGMARISA), bertempat di Jalan Sultan Alauddin Makassar. Rabu (17/03/2021).

Washilah – Dengan momentum akan kedatangan Presiden Jokowi di Makassar pada tanggal 18 Maret 2021 Aliansi Gerakan Mahasiswa Syariah bersatu (AGMARISA) menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk gerakan non litigasi terhadap kinerja Presiden Jokowi, bertempat di jalan Sultan Alauddin Makasaar, Rabu (17/03/2021).

Aliansi yang tergabung dalam aksi menyatakan sikap tentang tiga hal yaitu:

1. Cabut Peraturan Presiden No 22 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan  pengelolaan lingkungan hidup, yang telah melonggarkan aturan limbah berbahaya dan akan mengakibatkan menimbulnya resiko tinggi terhadap kesehatan.
2. Mempertanyakan kebebasan berpendapat di era Jokowi, yang dimana kurangnya dan bahkan hilangnya perlindungan kebebasan berpendapat, dilarang pembungkaman kritik, persekusi kelompok sudah banyak terjadi semenjak Jokowi memimpin.
3. Tolak komersialisasi pendidikan.

Sehubung dengan itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) juga sebagai jendral lapangan Muh. Vikram Syahrir As, menuturkan bahwa gerakan yang di lakukan merupakan momentum yang tepat agar aspirasi dari mahasiswa tersampaikan.

“Gerakan pertama kami sebagai aliansi gerakan mahasiswa Syariah bersatu, merupakan suatu momentum yang tepat agar semua yang menjadi keluh kesah kami semua dapat tersampaikan untuk bapak Presiden Jokowi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ketua Dema yang kerap disapa Fiki juga menyampaikan soal komersialisasi pendidikan di Indonesia.

“Komersialisasi pendidikan itu dari Sabang Sampai Merauke tidak semua menikmati pendidikan sehingga tidak relevan dengan Undang Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia (RI) tahun 1945, yaitu tujuan terbentuknya Negara mencerdaskan kehidupan bangsa,” lanjut Fiki.

Penulis : A. Reski Satyo (Magang) 

Editor : Agil Asrifalgi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami