Rektor Kukuhkan 1016 Wisudawan Angkatan 88

Facebook
Twitter
WhatsApp
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis saat membacakan nama-nama wisudawan/wisudawati terbaik angkatan 88 Periode Desember 2020. Senin, (21/12/20)

Washilah – UIN Alauddin Makassar menggelar wisuda angkatan 88 periode September 2020 yang dibuka secara resmi oleh Ketua Senat UIN Alauddin Makassar, Prof Qadir Gassing dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa. Sebanyak 1016 wisudawan dan wisudawati yang dikukuhkan di Sultan Alauddin Hotel and Convention, Senin (21/12/2020).

Wisudawan/wisudawati tersebut terdiri dari Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) 150 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 118 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) 71 orang, Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH)124 orang, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) 153 orang, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) 102 orang, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) 154 orang, dan Program Pascasarjana 52 orang.

Dalam Rapat Terbuka Luar Biasa tersebut, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhanis mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan/wisudawati.

“Sebagai Rektor, saya ingin mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan/wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan salah satu estafet perjalanan akademinya di UIN Alauddin Makassar. Kepada wisudawan/wisudawati terbaik, saya ingin menyampaikan selamat selamat atas prestasi dan predikat akademiknya, tetaplah berprestasi dan membanggakan UIN Alauddin Makassar dimana pun anda berkarya dan berkarir,” ungkapnya.

Lanjutnya, ia menuturkan pesan dan kesan kepada wisudawan/wisudawati.

“Kami perpesan kepada anak-anak ku semua khususnya wisudawan wisudawati. Jangan pernah berhenti mencintai almamater anda, jangan pernah berhenti membangun jiwa optimisme, semangat untuk berbuat yang terbaik dan membanggakan bagi keluarga kita tentunya dan almamater kita. Jangan karena selesai S1 kita berhenti lanjut terus gak boleh kalah,” tuturnya.

Salah satu wisudawan Fakultas Adab dan Humaniora, Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI), Sulpy mengungkapkan pesan dan kesannya dalam mengikuti wisuda offline.

“Perasaan saya bisa mengikuti sangat bersyukur karena ditengah pandemi Covid-19 ini, disaat teman teman yang lain tidak bisa hadir saya dipilih untuk menjadi salah satu diantaranya dan terlepas dari itu semua saya mendapat dukungan dari teman teman terutama juga dari orang tua sehingga saya bisa hadir pada saat ini,” ucapnya dengan syukur.

Mahasiswi Prodi SKI itu memberikan tanggapannya terkait dipilihnya menjadi salah satu wisudawan terbaik.

“Bangga, senang, syukur karena terkadang kita sebagai mahasiswa tidak percaya dengan kemampuan kita padahal sebenarnya kita lebih dari apa yang kita pikirkan,” pungkasnya.

Penulis: Nur Faedah (magang)
Editor: Rahmania

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami