Komunitas Sekolah Pelosok Kembali Salurkan Bantuan Kuota Belajar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Anggota Komunitas Sekolah Pelosok foto bersama dengan para siswa Sekolah Yayasan Al-Ihsan usai penyaluran bantuan kuota internet belajar siswa, Sabtu(7/11/2020).

Washilah – Komunitas Sekolah Pelosok kembali menyalurkan bantuan Kuota Internet di Sekolah Yayasan Al-Ihsan, Dusun Batu Lotong, Desa Puca, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sabtu (07/11/2020).

Setelah menempuh dua setengah jam perjalanan untuk sampai di Sekolah Yayasan Al-ihsan, Komunitas Sekolah Pelosok kembali bersinergi salurkan bantuan kuota internet ke para siswa sebagai penunjang pembelajaran daring mereka.

Sebanyak 10 anggota Komunitas yang ikut terjun menyalurkan bantuan tersebut, mereka adalah Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, enam orang dari Fakuktas Syariah dan Hukum (FSH) dan empat orang lainnya dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) .

Al-Kautsar Taufik, Ketua Komunitas Sekolah Pelosok menyampaikan Sekolah Yayasan ini memiliki jumlah siswa sebanyak 173 orang. Terdiri dari 132 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 41 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ia menuturkan banyak siswa yang berharap bisa melakukan kegiatan belajar online seperti yang diterapkan sekolah sejak pandemi Covid-19 berlangsung.

“Sekolah Yayasan Al-ihsan memiliki jumlah siswa tak sebanyak sekolah lainnya. Mereka berjumlah 173 orang. 132 SD dan 41 untuk Tingkat SMP. Di masa pandemi ini tentunya banyak siswa yang sangat butuh Kuota Internet karena mereka belajar online,” ujarnya.

Harnia yang merupakan siswa Sekolah Yayasan Al-Ihsan mewakili mengucapkan terima kasihnya kepada Komunitas Sekolah Pelosok atas segala bantuan yang telah disalurkan kepada sekolah mereka.

“Kami sangat berterimakasih terhadap kakak-kakak komunitas sekolah pelosok yang selalu membantu sekolah kami dari mulai memperbaiki fasilitas sekolah hingga sampai saat ini membantu memberikan kuota internet kepada kami, agar kedepannya kakak-kakak semuanya menjadi orang sukses,” tuturnya

Selain kuota Internet, Komunitas Sekolah Pelosok juga memberikan bantuan masker dan handsanitaizer untuk digunakan para siswa selagi ingin melakukan interaksi.

Al-kautsar Taufik berharap agar komunitas yang dirikan lebih progresif untuk kedepannya dan senantiasa memberikan respon terbaik untuk pendidikan sekolah pelosok. Bukan hanya untuk komunitas ini tapi juga semua komunitas ataupun lembaga lainnya yang bersinergi untuk masyarakat.

“Harapan saya, kedepannya komunitas kami dapat lebih progresif dalam merespon informasi terkait pendidikan yang perlu kami bantu, baik dari segi materi maupun segi mengajarnya. Selain itu harapan utama saya agar banyak lembaga maupun komunitas kedepannya mampu bersinergi dan hadir bersama- sama dalam melaksanakan kegiatan sosial pendidikan dengan menghilangkan ketertutupan lembaga nya,” pungkasnya.

Penulis: Sugiya Selpi R. (Magang)
Editor: Rahmania

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami