Washilah – Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis menerima tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Melawan Takdir (Al-Maun) di Ruang Rapat Senat, Lantai IV Gedung Rektorat, Selasa (7/07/2020).
Di akhir audiensi, penulis buku Melawan Takdir itu menjanjikan Lembaga Kemahasiswaan (LK) yang ikut dalam forum audiensi. Tuntutan yang diberikan kepada Rektor, dalam waktu dekat akan segera masuk Rapat Pimpinan (Rapim).
“Minggu ini kita akan rapim dan setelah itu hasilnya akan segera kita sampaikan,” kata Prof Hamdan Juhannis didepan peserta audiensi.
Hal tersebut disampaikan setelah Tim Pengkajian Data Al Maun berhasil mempresentasikan hasil risetnya tentang penolakan Surat Keputusan (SK) Rektor No. 491 di depan Pimpinan kampus, yang terdiri dari Rektor dan jajarannya, Biro AUPK, Biro AAKK, para Dekan dan Wakil dekan UIN Alauddin Makassar.
“Saya kira situasi dialog disini dan saya melihatnya sebagai sesuatu kondusif, kita akan mempelajari data yang telah diberikan, terima kasih untuk Dema, Sema Universitas dan UKM yang sempat hadir, terima kasih juga kepada tim data yang memberikan kritikan dan masukan untuk bisa kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) Dr Wahyuddin Naro menuturkan data-data tuntutan mahasiswa sudah ada ditangan pimpinan dan hal tersebut akan segera dilakukan telaah.
“Iye formulanya akan segera dilakukan telaah, hasilnya dibawah ke rapim,” pungkasnya.
Penulis: Agil Asrifalgi
Editor: Rahmania











