Misteri di Balik Anak KKN

Facebook
Twitter
WhatsApp
Dok Pribadi | Wawan Harun

Oleh : Wawan Harun

Sebuah ajang pengabdian yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang ada. Sebuah pilihan, sebuah harapan dan sebuah keIkhlasan yang harus dilakukan untuk mecapai tujuan mampu bermanfaat bagi kalangan masyarakat. Sudah menjadi budaya dikalangan mahasiswa yang akan terus ada dan akan selalu hadir ditengah tengah masyarakat. Ada banyak misteri yang biasanya terjadi terhadap anak KKN baik bersifat menyedihkan maupun bersifat menyenangkan.

Ada begitu banyak kejadian yang sering terjadi di posko posko anak KKN yang sangat berkesan dan akan sulit dilupakan dalam kehidupannya selama ber-KKN di pedesaan. Dan terkadang kejadian sering terjadi adalah “Cinta Lokasi (Cinlok)” kejadian ini menjadi hal yang sering terjadi selama ber-KKN. Ada yang mengalami ketakutan apabila pacarnya sedang melakukan KKN karena ditakutkan kejadian “Cinta Lokasi (Cinlok)” terjadi dan menjadikan hubungan yang sudah terbangun lama akan hancur dengan adanya orang baru.

Terkadang ada pesan khusus kepada pacarnya sebelum berangkat KKN. Seperti, “Jaga Mata, Jaga Hati, Ingat Sudah ada Aku jangan berani berani Cinlok” ini membuktikan bahwa “Cinta Lokasi (Cinlok)” merupakan momok yang menakutkan bagi yang sudah punya kekasih.
Hidup satu posko selama beberapa bulan membuat peluang benih benih saling suka itu hadir dan menjadikan kenyamanan satu sama lain. Memang Lucu, akan tetapi inilah sebuah fakta yang sering terjadi di tempat mahasiswa KKN.

Jangankan satu posko yang mengalami “Cinta Lokasi (Cinlok)” terkadang sering kita mendapati anak KKN yang “Cinta Lokasi (Cinlok)” dengan pemuda setempat yang ada di desa tempat ber-KKN dan itu adalah suatu kejadian yang sering juga terjadi dilingkungan mahasiswa yang ber-KKN.
Tidak sedikitnya setelah KKN banyak yang melepas masa lajangnya di bangku pernikahan. Baik dengan satu poskonya maupun dengan pemuda setempat.

Waktu beberapa bulan bukan waktu yang singkat, apalagi hidup dalam satu atap, selalu bersama-sama, saling melengkapi satu sama lain, bahan mengetahui kekurangan satu sama lain dan akan terus melengkapi maka disitulah peluang yang biasanya menghadirkan suatu bentuk kecintaan terhadap teman poskonya sendiri. Jangan teman poskonya sendiri, terkadang kita dapati kejadian “Cinta Lokasi (Cinlok)” dengan berbeda posko hal ini di akibatkan seringnya berkunjung keposko KKN yang lain.

“Cinta Lokasi (Cinlok)” ini juga menjadi harapan bagi orang yang tidak memiliki pacar (Jomblo) terkadang banyak yang mendapatkan pacar selepas melaksanakan KKN. Biasanya berawal saling bercandaan akhirnya lama lama saling suka satu sama lain dan menjalani hubungan. Namun ironisnya terkadang ada yang sudah punya pacar namun tetap saja “Cinta Lokasi (Cinlok)” di tempat KKN. Tapi kejadian ini biasanya terjadi kepada orang yang tidak bisa menjaga kepercayaan.

Selapas kejadian yang sering terjadi di tempat KKN pastikan bahwa mahasiswa ber-KKN memiliki tujuan yang mulia bukan saja kejadian “Cinta Lokasi (Cinlok)” akan tetapi tujuan mahasiswa ber-KKN untuk melalukan pengabdian ditengah tengah masyarakat. Dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat setempat. Dan terkadang itu menjadi hal yang terlupakan bagi mahasiswa yang ber-KKN. Dan semoga apa yang menjadi tugas mulia anak KKN menjadi nilai ibadah disisi Allah SWT. SELAMAT “Cinta Lokasi (Cinlok)”

*Penulis Merupakan Mahasiswa Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Semester VIII. 

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Dummy Edisi 6 Maret

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami