174 Mahasiswa Pascasarjana Non-Reguler Kuliah Gunakan Gedung Terpadu B dan C 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Gedung kuliah terpadu C UIN Alauddin Makassar.

Washilah– Sebanyak 174 mahasiswa diterima dalam program  penerimaan mahasiswa program Pascasarjana Non-Reguler Tahun Ajaran 2019/2020 UIN Alauddin Makassar yang dilaksanakan Februari lalu, perkuliahan pun mulai dibuka pada Senin (02/3/2020)

Program Pascasarjana Non-Reguler ini  mengadakan perkuliahan diluar jam kerja (akhir pekan). Namun, gedung terpadu A yang merupakan gedung perkuliahan pascasarjana tidak mampu menampung jumlah mahasiswa tersebut, sehingga ruangan pun ditambahkan dari Gedung terpadu B dan C lantai dasar.

Direktur Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof M Ghalib, menegaskan bahwa bukan dipindahkan melainkan diadakannya penambahan kelas dari gedung B dan gedung C, sebab gedung A tak mampu menampung semua mahasiswa pada akhir pekan. 

“Tidak ada pemindahan. Jadi, kuliahnya disini (Gedung A). Untuk kelas non-reguler diakhir pekan, itu tidak muat disini jadi tambahannya lantai dasar gedung sebelah (gedung B dan gedung C), Ini adalah hasil keputusan Rapat Pimpinan (Rapim) pekan lalu” jelasnya saat ditemui di ruangannya, Selasa (17/03/2020).

Mengenai  perkuliahan program S1 yang sebelumnya diadakan di ruangan-ruangan tersebut, guru besar ilmu tafsir ini menerangkan bahwa hal tersebut  diserahkan dan diatur oleh masing-masing fakultas.

“itu diatur oleh pimpinan masing-masing fakultas, Pasca (Program Pascasarjana) tidak terlibat disitu,” tuturnya.

Hal ini dibenarkan Wakil Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK),  Irwan Misbach, ia menjelaskan mengenai pengaturan pemberian ruangan dari Fakultas yang menggunakan kedua gedung tersebut.

” Jadi ada tujuh kelas yang dipakai Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik (FUFP) yang diberikan ke Pasca (Program Pascasarjana). Konsekuensinya Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) menyumbang dua kelas untuk FUFP (kelas 401 dan 407). Fakultas lain juga menyumbang dua kelas untuk FUFP. Jadi FUFP sumbang tiga kelas untuk pasca. Begitu juga gedung B, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) berikan kelas di lantai dasar , kemudian Fakultas lain menyumbang untuk FAH,” terangnya

Penulis: Nur Isna Mulyani Rasya

Editor: Nurul Wahda Marang

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami