PMII Komisariat UIN Alauddin Laksanakan Tadabur Alam

Facebook
Twitter
WhatsApp
Foto bersama kader PMII Komisariat UIN Alauddin Makassar Cabang Gowa, setelah menggelar Taddabaru Alam, di hutan pinus Malino Kabupaten Gowa, Minggu (10/11/2019).

Washilah – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Alauddin Makassar Cabang Gowa melaksanakan taddabur alam yang bertajuk “Menjaga Alam, Membumikan Tradisi dan internalisasi Nilai-Nilai PMII.” Berlangsung di Hutan Pinus Malino, sejak tanggal 8 November hingga 10 November 2019.

Kegiatan ini terdiri dari dialog lingkungan, aksi bersih lingkungan, panggung seni dan games outbond. Diialog lingkungan ini juga dibawakan langsung oleh Kepala Dinas, Pemuda, dan olahraga Kabupaten Gowa dan Lembaga Advokasi Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulawesi Selatan.

Ketua Umum PMII UIN Alauddin Makassar, Muhammad Jusran mengatakan tadabbur alam ini terdapat beberapa item kegiatan.

“Tadabbur alam ini terdapat beberapa item kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dan diikutk oleh 150 kader PMII dari rayon sejajaran UIN Alauddin Makassar cabang Gowa.

Ia juga berharap agar kegiatan ini dapar mempererat tali silaturahmi dan lebih peduli lagi dengan alam

“Harapannya setelah mengikuti Tadabbur Alam dapat mempererat tali silaturahmi dan lebih peduli lagi dengan alam. Semoga juga para anggota dan kader PMII dapat merefleksikan nilai-nilai gerakan PMII yang tercantum di dalam NDP (Nilai Dasar Pergerakan), Hablum minal ‘alam untuk lebih peduli dengan kelestarian alam dan pentingnya alam bagi keberlangsungan hidup manusia, sehingga harus mengambil peran dalam menjaga alam,” harapnya.

Salah satu mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional yang juga ikut sebagai peserta, Andi Tenri Wuleng mengungkapkan

“Kalau saya tentu mi seru, karena selain kader-kader PMII diberikan ruang untuk belajar outdoor dan saling berkenalan di antara rayon-rayon sejajaran. Kita juga diajarkan bagaimana agar nilai- NDP di PMII itu bisa benar-benar diaktulisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nah melalui acara kemarin itu kita selain bercengkrama dengan sahabat, bercengkrama dengan alam, juga bisa mengetahui betapa hebatnya Allah dalam mensikronkan makhluk ciptaannya,” tuturnya.

Penulis: Hendra J (Magang)
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami