Aksi Demonstrasi Mahasiswa UIN Alauddin Tak Temui Titik Terang

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah – Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Melawan Takdir menggelar aksi terkait Surat Edaran Rektor UIN Alauddin Makassar mengenai pelarangan aktivitas malam dengan melakukan dialog antara mahasiswa dan pihak dari kampus yang hasilnya tidak menemui titik terang, berlangsung di Rektorat UIN Alauddin Makassar siang tadi. Senin (18/11/2019).

Menurut pimpinan universitas yang diwakili oleh Wakil Rektor (WR) III, Prof Darussalam menjelaskan aturan Rektor terkait pelarangan aktivitas malam bukanlah hal yang baru karena sudah memiliki SK dan juga sudah melalui pertimbangan-pertimbangan hingga aturan itu dianggap sudah tidak bisa lagi dicabut.

“Aturan ini kemudian hadir sebab adanya temuan-temuan yang dianggap amoral, maka dari itu aturan ini dikeluarkan dan juga memiliki dasar yang kuat, sehingga tidak bisa lagi di ganggu gugat,” bebernya.

Di samping itu Koordinator Lapangan (Korlap), Muhammad Nurhidayat menanggapi tegas bahwa hadirnya aturan yang dikeluarkan oleh Rektor sangat tidak sesuai sebab dapat membatasi ruang gerak mahasiswa untuk menambah wawasan keilmuan dan juga kreativitas.

“Seharusnya pimpinan kampus bisa segera mencabut surat edaran terkait pelarangan aktivitas malam, karna pada dasarnya kebijakan atau aturan itu mengekang ruang gerak mahasiswa dalam mengasah kreativitas dan nalar kritis mahasiswa,” tegasnya.

Lanjut, Korlap juga menyampaikan adanya aturan seperti ini juga bertentangan dengan semangat Pendidikan Nasional yang ada.

“Semangat pendidikan nasional pada dasarnya mampu menjadi ruang untuk menumbuh kembangkan khazanah ilmu pengetahuan dan kreativitas dari mahasiswa, oleh karenanya pihak kampus dalam hal ini pimpinan memfasilitasi ruang yang dapat memantik perkembangan potensi mahasiswa,” tutupnya.

Penulis: Ardiansyah Safnas (Magang)
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami