Washilah – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) kerja sama Himpunan Mahasiswa jurusan (HMJ) Ilmu Komunikasi, HMI Komisariat Dakwah, HMJ Manajemen Haji dan Umroh serta HMJ Pengembangan Masyarakat Islam menggelar Sekolah Aktivis berlangsung di Lecture Theater (LT) FDK, (Senin, 21/10/2019).
Ketua Dema FDK, Muh Nur Ardiansyah menjelaskan kegiatan yang diadakan sejak tanggal 21 hingga 22 Oktober 2019 ini bertujuan untuk mengasah potensi mahasiswa menjadi aktivis yang peduli dan peka terhadap kehidupan.
“Tujuan dari dilaksanakan sekolah aktivis yakni sebagai wadah dasar bagi mahasiswa yang memiliki bakat serta yang berminat dalam bidang keaktivisan, serta upaya untuk mengenalkan kepada mahasiswa bahwa aktivis bukan hanya demonstran tetapi orang-orang yang proaktif dalam berbagai bidang,” katanya.
Andi menambahkan kegiatan ini akan menghadirkan beberapa aktivis ternama untuk menyampaikan materinya.
“Jadi dalam kegiatan ini kami menghadirkan beberapa aktivis ternama dari berbagai bidang mulai dari yang bergerak di lingkungan hidup, hukum dan ham, perjuangan buruh, pendidikan, gender dan keperempuanan,” ucapnya.
Ketua Dema Universitas UIN Alauddin, Junaedi dalam sambutannya menyampaikan pada para peserta yang hadir bahwa mahasiswa harus waspada dengan opini yang dibangun oleh oknum-oknum yang dapat memecah persatuan mahasiswa.
” Gerakan mahasiswa adalah gerakan ideologis, mahasiswa harus menjaga hubungan antara satu sama lain agar terjadi perubahan. Perpecahan jangan sampai terjadi karena kepentingan birokrasi. Mahasiswa harus berjuang sampai titik darah penghabisan” tutupnya.
Penulis: M.Soalihin (Magang)
Editor: Muhammad Aswan Syahrin











