Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar kuliah umum bertajuk “Fintech and Blockchain: Prospects and Challenges.” Berlangsung di Aula FEBI. Selasa (8/10/2019)
Kuliah umum ini merupakan kegiatan rutin mahasiswa Manajemen di awal semester, dengan menghadirkan salah satu pemateri Maulana Hasanuddin selaku CCO Dinar Exchange Malaysia.
Dalam materinya Maulana Hasanuddin memaparkan apa sebenarnya Fintech and Blockchain yang akan menjadi sebuah tantangan di hari kemudian.
“Sebutan yang disingkat kata finansial dan teknologi artinya sebuah inovasi di dalam bidang jasa keuangan, era teknologi merupakan era di mana kehidupan dan aktivitas masyarakat lebih mudah dan efektif dikarenakan peran dunia digital,” ujarnya.
Ditambahkan lagi dengan adanya blockchain sistem dengan catatan transaksi yang ter-desentralisasi ini maka tidak mungkin di hack atau diubah secara sepihak tanpa jumlah mayoritas dari database,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Jurusan Manajemen Rika Dwi Ayu Parmitasari menjelaskan tujuan diangkatnya tema tersebut.
“Untuk peningkatan dan kompetensi, peningkatan dari literasi tentang Fintech and Blockchain maka pemain pemain yang ingin memasuki blockchain terutama kritokaransi semakin banyak, diharapkan ke depan ketika sarjana manajemen menghasilkan alumni bisa terserap di perusahaan-perusahaan yang mungkin bahkan mampu menciptakan perusahaan sendiri yang bergerak di bidang Fintech and Blockchain itu sendiri” tegasnya.
Penulis: Aulya Febrianti (Magang)
Editor: Dwinta Novelia











