Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Arsitektur menyelisik soal perempuan dalam kajian bersama yang bertajuk “Mengulas Kembali Sosok Perempuan”. Kegiatan ini bertempat di Bale-bale Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Senin (14/10/2019).
Kajian ini dibawakan langsung oleh pengurus Kohati HMI Cabang Gowa Raya, Sinarti Yusuf. Ia mengungkapkan bahwa perempuan harus mengenal dirinya yang penuh dengan kata merdeka. “Perempuan itu merdeka, memiliki hak dan kewajiban sudah pasti, bukan sebagai pelampiasan nafsu,” ungkapnya.
Sinarti menambahkan, perempuan harus meneruskan visi Raden Ajeng (RA) Kartini yaitu memperjuangkan hak perempuan. “Budaya patriarti merajalela, seolah olah perempuan tidak pantas menjadi Ketua Dema, Ketua Tingkat. Inilah yang akan diberantas oleh kaum perempuan. tugas kita meneruskan perjuangan R.A Kartini yang memperjuangkan hak perempuan,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Departemen Pengembangan Organisasi, Ahmad Awal Rezki selaku pelaksana program kerja ini, mengatakan bukan hanya tentang Arsitektur, Non Arsitektur juga tidak kalah penting.
“Kajian ini hadir guna untuk memberikan pemahaman lebih tentang perempuan dan bertujuan agar perempuan dapat mengenal dirinya sendiri dan dapat menjalankan kehidupan sehari-harinya sebagai sosok perempuan yang sebenarnya,” ucapnya.
Penulis : Mujahidah / Sigit (Magang)
Editor : Suhairah Rasyid











