Dilantik Menag, Prof Hamdan Resmi Jadi Rektor UIN Alauddin

Facebook
Twitter
WhatsApp
Prosesi pengambilan sumpah jabatan, tampak Prof Hamdan Juhannis UIN Alauddin Makassar (Kiri), Prof Mahmud UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Tengah) dan Prof Imam Taufiq, UIN Walisongo Semarang (Kanan).

Washilah – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin secara resmi melantik Prof Hamdan Juhannis menjadi Rektor UIN Alauddin Makassar periode 2019/2023.

Selain itu, Menag juga melantik Prof Mahmud sebagai Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Prof Imam Taufiq sebagai Rektor UIN Walisongo Semarang.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung di Ruang OR Gedung Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat No 3-4 Jakarta Pusat, Selasa (23/07/2019) siang.

Melalui keterangan tertulisnya, Luqman Hakim Saifuddin berpesan agar Rektor terpilih dapat menjadi rujukan, acuan dan teladan bagi seluruh PTKIN seluruh Indonesia.

“Jabatan hakikatnya tidak sekadar kepercayaan melainkan kehormatan. Saudara adalah pimpinan tertinggi di perguruan tinggi keagamaan negeri. Oleh karena itu saudara menjadi rujukan, acuan dan teladan bagi seluruh PTKIN yang ada di Indonesia,” pesan Menag di Jakarta.

“Tetap jaga dan kembangkan kinerja sebaik-baiknya dalam memimpin UIN yang besar ini di Tanah Air,” lanjutnya.

Dia menambahkan, para Rektor agar memahami eksistensi keberadaan PTKIN dalam konteks Indonesia yang begitu strategis. “Oleh para pendahulu, kehadiran PTKIN dalam rangka menjaga Indonesia dan keislaman yang moderat,” tutur Menag.

PTKIN di Indonesia adalah lembaga pendidikan Islam yang tertinggi dan mengawal agar bangsa yang sangat besar ini senantiasa terjaga dan terpelihara, khususnya terkait pemahaman keislaman maupun dalam bentuk pengamalan ajaran agama Islam.

Penulis: Muhammad Aswan Syahrin

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami