Jangkauan rasa perlahan pudar
Bersama senja yang menghilangkan sinar
Walau akan ada esok
Namun indahnya bakal makin terkerok
Kadang harap sering menghampiri
Bersama mimpi
Bersama angin yang selalu berubah
Mengikuti sakit yang lama membuah
Saat sebuah titik terang muncul
Ada sabuah harap yang ikut muncul
Berharap itu sebuah obat
Namun itu hanya cahaya yang telah terbabat
Mungkin telah sampai pada titik akhir
Berhenti berharap akan tahta
Menutup lembar terakhir
Demi sebuah strata
*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) semester II.











