“Desaku” Oleh: Ilham Hamsah

Facebook
Twitter
WhatsApp
kaltim.tribunnews.com

Kubuka mata, kulihat indahnya alam
Desaku yang kucinta, amat sejuk dipandang mata
Kicauan burung, kokokan ayam adalah pertanda
Penanda waktu beraktivitas warga desa

Polusi udara, limbah sampah tak akan kau dapati
Di surga tempat kami berdiri
Luasnya ladang, hijaunya sawah
Menambah indah desaku yang tercinta

Jangan datang membawa masalah
Di tanah yang kami rawat
Jangan datang membawa musibah
Di surga tempat kami bersemangat

Desaku yang tercinta, titipan Tuhan yang harus kami jaga
Bantu kami menjaganya, jangan biarkan dirusak oleh mereka di luar sana
Desaku ku damba, amatlah penuh dengan suka cita
Terima kasih yang Maha Kuasa, tititpanmu amat berharga.

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) semester II.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami