“Arah yang Tepat” Oleh: Ardiansyah

Facebook
Twitter
WhatsApp
www.islampos.com

Surya bekukan tenggorokan akan sinarmu yang menyengat
Ragaku tertati, dengan piama lusuh aku melangkah menuju dirimu yang dianggap akurat
Aku mungkin tak memujamu, seperti yang mereka lakukan dengan hikmat
Jiwaku pula tak sesuci kaum bersorban yang bermartabat

Aku hanya pendusta yang pantas disebut bajingan tak tau adat
Aku hanyalah si kotor yang berharap lepas dari belenggu karat
Karena aku selalu percaya, semua punya kuadrat
Untuk kembali kepadamu, sesuatu yang dianggap tepat.

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) semester IV.

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami